HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN SINDROMA MATA KERING PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN SINDROMA MATA KERING PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

FANNY ADLIN NURAFIKA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1707101010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sindroma mata kering adalah gangguan pada lapisan air mata yang disebabkan karena defisiensi dan penguapan berlebihan dari air mata. Sindroma mata kering biasanya sering terjadi pada usia > 40 tahun, namun akhir-akhir ini sindroma mata kering juga ditemukan pada usia < 40 tahun, hal ini diduga karena meningkatnya penggunaan perangkat elektronik seperti smartphone pada usia tersebut. Smartphone merupakan salah satu media pembelajaran yang efektif digunakan pada masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) saat ini, salah satunya oleh mahasiswa keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan durasi penggunaan smartphone dengan sindroma mata kering pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 222 responden pada mahasiswa angkatan 2017, 2018, dan 2019 yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 9 Oktober hingga 16 Oktober 2020 dengan membagikan kuesioner penelitian melalui google form. Analisis statistik yang digunakan adalah uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden menggunakan smartphone dengan durasi sangat tinggi yaitu ? 8 jam/hari sebanyak 49,1%. Berdasarkan frekuensi sindroma mata kering didapatkan mayoritas reponden mengalami sindroma mata kering sebanyak 83,4% responden. Hasil uji statistik menunjukkan p value adalah 0,001 (p value < 0,05) dan nilai koefisien korelasi (r = 0,230), hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan korelasi lemah antara durasi penggunaan smartphone dengan sindroma mata kering pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala.

Kata Kunci: Durasi Penggunaan Smartphone, Sindroma Mata Kering, Mahasiswa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK