<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="86609">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS LAJU SEDIMENTASI PADA SUNGAI LAE KOMBIH KECAMATAN PENANGGALAN KOTA SUBULUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD FACHRUL GHIFARY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tugas Akhir Sarjana&#13;
Analisis Laju Sedimentasi Pada Sungai Lae Kombih Kecamatan Penanggalan&#13;
Kota Subulussalam&#13;
M. Fachrul Ghifary&#13;
1604101010072&#13;
Program Studi Sarjana&#13;
Jurusan Teknik Sipil-Fakultas Teknik&#13;
Universitas Syiah Kuala&#13;
Abstrak&#13;
Sungai Lae Kombih merupakan salah satu sungai di Kota Subulussalam yang&#13;
membentang melintasi dari Sumatera Utara hingga ke Kecamatan Penanggalan dan&#13;
Kecamatan Runding, Subulussalam. Sungai Lae Kombih memiliki potensi air dan&#13;
curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan pengikisan tanah atau erosi yang&#13;
menghasilkan sedimentasi. Sedimentasi tersebut akan terbawa dan menumpuk ke&#13;
hilir sungai sehingga menyebabkan terjadi pendangkalan serta berkurangnya daya&#13;
tampung di hilir sungai. Dengan meningkatnya penumpukan sedimen dan tingginya&#13;
curah hujan juga dapat membuat sungai meluap yang mengakibatkan terjadinya&#13;
banjir. Sungai Lae Kombih sering kali terjadi banjir karena meluapnya sungai.&#13;
Akibatnya puluhan hektar tanaman padi warga yang terancam gagal panen karena&#13;
tingginya genangan banjir yang tercampur dengan lumpur yang merendam&#13;
persawahan milik warga. Dari permasalahan tersebut perlu dilakukan analisis laju&#13;
sedimentasi di Sungai Lae Kombih tersebut. Analisis laju sedimentasi ini bertujuan&#13;
untuk mengetahui laju sedimen dasar (bed load), sedimen melayang (suspended&#13;
load), dan sedimen total (total load). Metode penelitian ini menggunakan data&#13;
primer berupa data hidrometri (pengukuran lebar, kedalaman, kecepatan aliran, dan&#13;
debit), dan pengambilan sampel sedimen yang dilakukan di lapangan. Laju sedimen&#13;
dasar (bed load) dihitung dengan menggunakan metode Persamaan Duboys dan laju&#13;
sedimen melayang (suspended load) dihitung dengan menggunakan metode&#13;
Persamaan Lane dan Kalinske. Sehingga laju sedimen total (total load) didapat&#13;
dengan melakukan penjumlahan antara laju sedimen dasar (bed load) dan laju&#13;
sedimen melayang (suspended load). Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar&#13;
laju sedimen total per satuan lebar terbesar yaitu 20,9388 kg/det/m pada hilir sungai&#13;
dan terkecil 2,6470 kg/det/m pada tengah sungai. Laju sedimentasi dari hulu dan&#13;
tengah sungai mengalami penurunan. Namun laju sedimentasi yang terjadi pada&#13;
hilir sungai meningkat. Hal tersebut terjadi karena dipengaruhi oleh kedalaman&#13;
sungai, diameter sedimen, dan konsentrasi sedimen.&#13;
Kata kunci: sedimentasi, sedimen dasar, sedimen melayang, total sedimen, sungai&#13;
Lae Kombih.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>86609</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-04 15:25:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-05 10:13:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>