FAKTOR-FAKTOR KEMENANGAN WALIKOTA/WAKIL WALIKOTA YANG DIUSUNG PARTAI ACEH PADA PEMILUKADA 2012 DI KOTA LANGSA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FAKTOR-FAKTOR KEMENANGAN WALIKOTA/WAKIL WALIKOTA YANG DIUSUNG PARTAI ACEH PADA PEMILUKADA 2012 DI KOTA LANGSA


Pengarang

Alfian Syukran - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0710103010083

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

324.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemenangan Partai Aceh pada pemilukada 2012 lalu yang hampir secara keseluruhan baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota menggambarkan sebagai jalan tengah respon atas perdamaian yang telah disepakati antara RI-GAM di Helsinki. Di Kota Langsa yang notabene memiliki struktur sosial masyarakat yang majemuk dan bukan daerah basis Gerakan Aceh Merdeka yang besar pada masa konfliknya, Partai Aceh pada periode sebelumnya sangat sulit menang. Namun kali ini partai lokal tersebut telah berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilukada yang berlangsung dua putaran meskipun tidak mendominasi secara mutlak.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa
bagaimana faktor kemenangan Walikota/Wakil Walikota yang diusung Partai Aceh pada Pemilukada 2012 di Kota Langsa, dan strategi yang dilakukan Partai Aceh.
Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian deskriftif kuantitatif dan
kualitatif, yaitu dengan menggunakan metode wawancara dan studi pustaka untuk mengeksplorasi tentang faktor-faktor kemenangan Partai Aceh pada Pemilukada 2012 di Kota Langsa.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor kemenangan Partai
Aceh pada Pemilukada 2012 dikarenakan oleh sikap politik masyarakat Kota Langsa yang fanatisme, adanya proses perdamaian setelah konflik berkepanjangan, serta keinginan masyarakat untuk adanya perubahan di pemerintahan. Strategi yang dilakukan Partai Aceh seperti, sosialisasi, pengaruh figur (ketokohan) calon, peran/dukungan petinggi partai, mesin politik partai yang solid, koalisi dengan partai politik lain dan calon Independen.
Disarankan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kota Langsa
agar terus konsisten berpartisipasi dalam politik, terus melanjutkan visi dan misi partai, dan memperjuangkan kebenaran serta keadilan bagi bangsa, terutama bagi masyarakat Aceh dan khususnya Kota Langsa.
Kata Kunci : Partai Aceh, Pemilukada 2012, dan Kota Langsa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK