<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="86495">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENDAPATAN DAN SISTEM PEMASARAN USAHA PENGGEMUKAN KEPITING DI DESA CADEK KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suci Rahmadani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suci Rahmadani, &quot;Analisis Pendapatan dan Sistem Pemasaran  Usaha Penggemukan   Kepiting  di  Desa Cadek  Kecamatan  Baitussalam  Kabupaten  Aceh Besar&quot;,  di  bawah  bimbingan   Ibu  Cut  Faradilla,  SP,  M.Si  sebagai   pembimbing utama dan Bapak Lukman  Hakim. SP, MP.&#13;
Kepiting  merupakan   salah  satu jenis  komoditi  perikanan   yang  memiliki nilai ekonomi  tinggi saat  ini, karena  banyak  digemari  baik  untuk  konsumsi  lokal maupun  sebagai komoditi ekspor. Salah satu cara  pembudidayaan kepiting  adalah budidaya  penggemukan yaitu  pemeliharaan   kepiting  berukuran  konsumnsi,  tetapi masih  kurus  atau  kosong  atau  tidak  berdaging   agar  menjadi  cepat  gemuk  dan padat  berisi daging. Budidaya  penggemukan   kepiting  telah  dilakukan  oleh  petani tambak    di    Desa    Cadek    dengan    menggunakan     keramba    sebagai     wadah pemeliharaan.Penelitian    ini  bertujuan   untuk   mengetahui    besarnya   pendapatan    yang diterima   oleh  petani   tambak   kepiting   di  Desa  Cadek   Kecamatan  Baitussalam Kabupaten   Aceh   Besar   serta  untuk   mengetahui   pendapatan   dan  margin   yang diterima  oleh lembaga yang terlibat pada setiap mata rantai  pemasaran.&#13;
Penelitian  ini dilakukan di Desa Cadek Kecamatan  Baitussalam  Kabupaten Aceh  Besar  dengan  pertimbangan bahwa  daerah  tersebut  terdapat  usaha penggemukan  kepiting.   Metode   yang   digunakan   dalam   penelitian   ini   adalah metode survey dan penentuan desa sampel dilakukan secara sengaja (purposive sampling),  dengan   kriteria  desa  Cadek  merupakan   sentral  usaha  penggemukan kepiting.   Pemilihan   petani   sampel   dilakukan  secara   acak   sederhana    (simple random  sampling)  dengan  jumlah  petani   sampel  sebanyak   20   orang   atau   4 kelompok  petani (30% dari 67 orang petani atau  13  kelompok  petani tambak).&#13;
Produksi  kepiting  rata-rata  per bulan pada  usaha  ini  adalah  sebesar  84 kg per  musim  panen  dengan  harga jual  rata-rata  adalah  Rp  55.000,-  per  Kg.  Total biaya produksi  rata-rata  per bulan yang dikeluarkan  adaJah sebesar  Rp 8.790.900, Sedangkan    penerimaan   rata-rata   per   musim   panen   yang   diperoleh    usaha penggemukan    kepiting    adalah    sebesar    Rp    9.980.000,-.    Dengan    demikian keuntungan rata-rata  yang  diperoleh  usaha  penggemukan kepiting adalah  sebesar Rp  1.530.350,-.Margin   pemasaran  Petani  diperoleh   sebesar   Rp  0.-  per   Kg  atau   0% sedangkan   pada  saluran  pemasaran   tipe  II  dan  III  adalah  sebesar   Rp 7.950,- I/Kg atau  14,45  % dari  harga pada tingkat  yang paling akhir. Profit Margin Lipe saluran I    diperoleh  sebesar   Rp  55.000.-/  Kg  atau   100%,  untuk  tipe  saluran   II   adalah sebesar  Rp  48.767,-  /Kg  atau  88,67  % sedangkan  untuk  tipe saluran  III  adalah sebesar  Rp 51.221,- /Kg atau 93, 13%.  Disini dapat dilihat  bahwa  tinggi  rendahnya biaya  pemasaran dan profit margin yang  diterima  Petani,  ditentukan oleh  panjang pendeknya   rantai    pernasaran    (saluran   pernasaran).   Semakin    pendek    rantai pemasaran  maka   semakin   rendah   biaya   pemasaran   dan  semakin   tinggi  profit margin yang diterima  Petani-Petani tambak di daerah penelitian  hendaknya  dapat lebih meningkatkan kemampuan  dalam  mengelola  usahanya   terutama   pada  penyediaan  pembenihan dan   budidaya    penggemukan  perlu   dipacu   untuk   mengatipasi   kendala   dalam penyediaan  benih   kepiting.   Sehingga    usaha   peningkatan  produksi   tidak   lagi tergantung pada  sumberdaya alam.  Dalam pemberian pakan  perlu  lebih  intensif Sehingga  didapat jumlah produksi  yang maksimal.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MARKETING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INCOME - AGRICULTURAL INDUSTRIES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CRABS - FISHING INDUSTRY</topic>
 </subject>
 <classification>338.372 538 6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>86495</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-30 15:05:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-13 15:47:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>