<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="86403">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN FUNGSI PERAWATAN KESEHATAN KELUARGA DAN STATUS GIZI PADA LANSIA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YUDHA MARTINA ANGGRIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masalah gizi yang dihadapi lansia berkaitan erat dengan penurunan aktivitas fisiologi tubuhnya. Konsumsi pangan yang kurang seimbang akan memperburuk kondisi lansia yang secara alami memang sudah menurun. Fungsi perawatan kesehatan keluarga bukan hanya fungsi esensial dan dasar dalam keluarga namun fungsi yang bertanggung jawab penuh dalam keluarga untuk mempertahankan status kesehatan anggota keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran fungsi perawatan kesehatan keluarga dan status gizi pada lansia di Kota Banda Aceh. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan  cross sectional study.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Snowball Sampling dengan metode Accidental Sampling dengan jumlah sampel 100 lansia di Kota Banda Aceh. Instrumen yang digunakan penelitian ini ada 3 yaitu demografi data, kuesioner Fungsi Perawatan Kesehatan Keluarga (FPKK) dengan 6 item pertanyaan, dan Malnutritional Universal Screening Tool (MUST) dalam bentuk skala likert dengan menggunakan google form kepada seluruh responden. Hasil penelitian menunjukkan fungsi perawatan kesehatan keluarga sangat baik yaitu sebanyak 99 responden (99,0%) dan untuk gizi lansia yaitu sebanyak 82 responden (82,0%) mengalami resiko rendah masalah status gizi. Direkomendasikan kepada petugas puskesmas untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan memantau kesehatan gizi lansia dengan mengadakan posyandu setiap bulan secara teratur untuk lansia, sehingga mereka dapat mengetahui status gizi lansia dan memberikan konseling gizi kepada lansia.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>86403</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-29 16:45:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-30 11:10:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>