<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="86328">
 <titleInfo>
  <title>PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG GARAM BERYODIUM PADA RUMAH TANGGA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DES DEMONA FITRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY) merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi di Indonesia. Akibat dari kekurangan yodium bisa menyebabkan  pembesaran kelenjar tiroid/gondok, mengalami gangguan perkembangan dan sebagainya. Penyebab akibat dari kekurangan yodium itu sendiri diantaranya kurangnya mengonsumsi zat yang mengandung yodium, dan hal itu dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan ibu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan keluarga tentang garam beryodium pada rumah tangga di Kota Banda Aceh. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang sudah berkeluarga yang ada di Kota Banda Aceh dan yang menjadi sampel sebanyak 85 responden melalui metode accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner yang dibagikan secara elektronik. Waktu pengumpulan data dilakukan pada tanggal 8 - 14 September 2020. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu berada pada kategori tinggi (88.24%) responden. Disarankan untuk pihak Puskesmas untuk dapat memotivasi ibu-ibu agar bersedia untuk mengonsumsi garam yodium di rumah.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>86328</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-28 15:24:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-30 09:54:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>