HUBUNGAN ANTARA KADAR GULA DARAH ADMISI DENGAN LAMA RAWAT INAP PASIEN GAGAL JANTUNG AKUT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN ANTARA KADAR GULA DARAH ADMISI DENGAN LAMA RAWAT INAP PASIEN GAGAL JANTUNG AKUT


Pengarang

NAUFAL GUSTI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1707101010061

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.129

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gagal jantung masih menjadi permasalahan besar di seluruh dunia hingga saat ini. Berbagai faktor risiko terus dikaji dalam rangka menentukan prognosis dari pasien gagal jantung, salah satu yang telah diteliti secara luas adalah riwayat penyakit diabetes melitus. Namun, hubungan antara kadar gula darah admisi yang meningkat secara akut pada pasien kritis atau kondisi stres hiperglikemia terhadap prognosis gagal jantung masih belum secara luas dipahami. Berbagai penelitian masih menunjukkan adanya kontroversi terkait kaitan antara keduanya. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melihat apakah terdapat hubungan antara kadar gula darah admisi dengan lama rawat inap pasien gagal jantung akut. Penelitian ini melibatkan 85 responden yang terdiagnosis gagal jantung akut. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan menggunakan data sekunder dari rekam medik pasien yaitu kadar gula darah admisi dan lama rawat inap. Hasil pada penelitian ini didapatkan umumnya pasien memiliki kadar gula darah admisi pada kelompok normoglikemia sebanyak 59 orang (69.4%) dan lama rawat inap 5-10 hari sebanyak 38 orang (44.7%). Kelas killip yang paling dominan pada penelitian ini adalah kelas killip 2 (50.6%). Berdasarkan uji Koefisien Korelasi Gamma, didapatkan nilai p value = 0.012 (p value < 0.05) dan kekuatan korelasi 0.454. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang moderate antara kadar gula darah admisi dengan lama rawat inap pasien gagal jantung akut.
Kata kunci: Gagal Jantung Akut, Stres Hiperglikemia, Kadar Gula Darah Admisi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK