<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="86233">
 <titleInfo>
  <title>KONFLIK SOSIAL MASYARAKAT GAMPONG BALEE DI ACEH BARAT DENGAN PT. MIFA BERSUDARA (STUDI KASUS MASYARAKAT GAMPONG BALEE KECAMATAN MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURWIRAHMATULLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aceh  merupakan  salah  satu  provinsi  yang  banyak  menyimpan  kekayaan  alam  seperti minyak  bumi,  emas  dan  batubara  yang  diperoleh  melalui  kegiatan  pertambangan.  Salah satu  kegiatan  pertambangan  yakni  pertambangan  batubara  yang  dikelola  oleh  PT.  Mifa Bersaudara  di  Kabupaten  Aceh  Barat.  PT.  Mifa  Bersaudara  telah  beroperasi  sejak  tahun 2012  hingga  kini.  Pemerintah  setempat  mengharapkan  dengan  adanya  PT.  Mifa Bersaudara  ini  dapat  meningkatkan  pendapatan  daerah  dan  menciptakan  lapangan  kerja baru yang dapat membangun daerah setempat. Kenyataannya, polusi yang dihasilkan dari kegiatan  pertambangan  tersebut  telah  mencemari  lingkungan  sekitar,  selain  itu  lapangan kerja yang ditawarkan masih tergolong minim sehingga membuat masyarakat resah. Hal inilah  yang  memicu  terjadinya  konflik  antara  masyarakat  dengan  pihak  penambang. Adapun  tujuan  dari  penelitian  ini  adalah:  (1)  untuk  mengetahui  bagaimana  konflik  yang terjadi  antara  masyaraat  Balee  dengan  PT.  Mifa  Bersaudara  serta  (2)  untuk  mengetahui akar  permasalahan  konflik  Masyarakat  Balee  dengan  PT.  Mifa  Bersaudara.  Untuk menganalisis  penelitian  ini,  peneliti  menggunakan  teori  konflik  yang  dicetuskan oleh  Lewis  Coser.  Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  kualitatif  dengan teknik observasi, wawancara secara mendalam dan dokumentasi.  Hasil penelitian ini  menunjukkan  bahwa  kehadiran  kegiatan  eksplorasi  di  Gampong  Balee memang  cenderung  mengakitbatkan  kekhawatiran  masyarakat  setemoat  dengan adanya dampak langsung dari kegiatan pertambangan tersebut. Kemudian konflik yang  terjadi  antara  masyarakat  dan  PT. Mifa  Bersaudara  dikarenakan  kurangnya perhatian  perusahaan  terhadap  masyarakat  sekitar  tambang  yang  lebih  memilih pekerja luar daerah dibandingkan dengan pekerja yang ada di sekitar tambang.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>86233</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-23 14:26:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-23 16:07:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>