Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN KARAKTERISTIK KLINIS DAN LABORATORIS TERHADAP KEJADIAN MIOKARDITIS DIFTERI PADA ANAK DI RSUDZA BANDA ACEH
Pengarang
Tita Menawati Liansyah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1607601050003
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Ilmu Kesehatan Anak / PDDIKTI : 11711
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Latar belakang: Difteri merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae. Komplikasi terberat penyakit ini yaitu terjadinya miokarditis yang dapat mengakibatkan kematian.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik klinis dan laboratoris terhadap kejadian miokarditis difteri pada anak di RSUDZA Banda Aceh.
Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang menggunakan data rekam medik pasien difteri periode Januari 2017 hingga Desember 2019. Sampel sebanyak 101 pasien difteri dengan metode purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel dependen yang diteliti adalah miokarditis difteri. Variabel independen yang diteliti adalah karakteristik klinis dan laboratoris. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan Chi-square test.
Hasil: Berdasarkan hasil analisis bivariat antara karakteristik klinis dengan terjadinya miokarditis difteri didapatkan hasil (CI = 95%; p < 0,05) untuk stridor dan (CI = 95%; p > 0,05) untuk variabel letak membran, demam, nyeri tenggorokan, suara parau, bullneck dan derajat difteri. Analisa antara karakteristik laboratoris (leukosit, Troponin I, CK-MB, SGOT dan SGPT) dengan terjadinya miokarditis difteri didapatkan hasil (CI = 95%; p >0,05)
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara variabel karakteristik klinis yaitu stridor dengan terjadinya miokarditis difteri pada anak, sedangkan variabel lainnya yaitu letak membran, demam, nyeri tenggorokan, suara parau, bullneck dan derajat difteri tidak ada hubungan dengan terjadinya miokarditis difteri pada anak di RSUDZA. Tidak ada hubungan antara variabel karakteristik laboratoris (leukosit, Troponin I, CK-MB, SGOT dan SGPT) dengan terjadinya miokarditis difteri pada anak di RSUDZA Banda Aceh.
Kata kunci: miokarditis difteri, karakteristik klinis, laboratoris
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN PARAMETER KLINIS DAN LABORATORIS TERHADAP LAMA RAWAT DAN LUARAN PASIEN TERINFEKSI SALMONELLA TYPHOIDAL (ZELIA RAHMADINI, 2024)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU ORANGTUA/WALI TENTANG DIFTERI DI KECAMATAN SYIAH KUALA, BANDA ACEH (SYADZA ALYA, 2019)
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN ANEMIA DI KAMAR BERSALIN RUMAH SAKIT UMUM DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Cut Sheira Elnita, 2022)
HUBUNGAN KEBERADAAN ANGGOTA KELUARGA YANG MEROKOK DALAM RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Safrina H, 2016)
GAMBARAN KARAKTERISTIK KLINIS PASIEN HEMOFILIA DI RSUDZA BANDA ACEH (Dhien Izzati Hasanah, 2025)