Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN NELAYAN YANG MENGGUNAKAN KAPAL MOTOR DAN MOTOR TEMPEL PASCA TSUNAMI DI DESA LAMPULO KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Noningsih - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
015210063
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
NONINGSH Analisis Perbandingan Pendapatan Nelayan yang menggunakan Kapal Motor dan Motor Tempel Pasca Tsunami di Desa Lampulo Kota Banda Aceh. Dengan Bimbigan Bapak Ir. M. Nasir Abdussamad, M,Si sebagai pembimbing utama dan Bapak Ir. T. Bachtiar Usman sebagai pembimbing kedua.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan nelayan yang menggunakan kapal motor dengan nelayan yang menggunakan motor tempel.
Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh langsung dari lapangan (data primer) dan data yang berasal dari instansi-instansi terkait yang berhubungan dengan penelitian (data sekunder). Data primer diperoleh dengan mewawancarai langsung nelayan yang menggunakan kapal motor dan nelayan yang menggunakan motor tempel. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara acak sederhana (sample random sampling) dengan jumlah nelayan 40 orang. Nelayan tersebut berada ditempat pelelangan ikan dan pangkalan pelabuhan ikan Banda Aceh yaitu di Desa Lampulo.Data yang dikumpulkan dilapangan, diolah dan ditabulasikan kemudian dipindahkan kedalam bentuk tabelaris sesuai dengan kebutuhan analisis. Untuk menguji hipotesis digunakan uji t.Hasil penelitian memperlihatkan, terdapat perbedaan pendapatan antara nelayan yang menggunakan kapal motor dan nelayan yang menggunakan motor tempel dengan rata-rata sebesar Rp. 125. 853, 42. Nelayan yang menggunakan kapal motor biaya produksinya rata-rata selama sebulan didaerah penelitian sebesar Rp. 1.257.667,5 dengan jumlah hasil tangkapan rata-rata sebanyak 712,25 kg. Nilai produksi Rp. 4.262.250 dan rata-rata komisis yang dikeluarkan Rp. 1. 494. 470 Sehingga diperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp. 1.510.062,5.Adapun nelayan yang menggunakan motor tempel biaya angkut rata-rata sebesar Rp. 3.786.152,6 dengan jumlah volume angkut sebanyak 457,4 kg. Nilai angkut Rp. 5.267.500 dan rata-rata komisi yang dikeluarkan Rp. 121.038.35 sehingga diperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp. 1.384,209,5.
Hasil uji statistik (uji t) diperoleh thitung= 16,6 dan ttabel 0,05 = 1,73 dengan demikian thitung>ttabel yang menyatakan terima Ha dan tolak Ho. Berarti pendapatan nelayan yang menggunakan kapal motor lebih besar jika dibandingkan dengan nelayan yang menggunakan motor tempel.
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI KOMPERATIF PENDAPATAN NELAYAN DENGAN MENGGUNAKAN KAPAL MOTOR DAN NELAYAN DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR TEMPEL DI DESA MONIKEUN KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR (Ainal Mardhiah, 2020)
ANALISIS PENDAPATAN NELAYAN PASCA TSUNAMI DI DESA LAMPULO KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH (Cut Ida Fitri, 2020)
ANALISIS PENDAPATAN NELAYAN PANCING PERAHU TEMPEL (BOAT THEP-THEP) SEBELUM DAN SESUDAH TSUNAMI DI DESA LAMPULO KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH (Zulfikar Fajri Nanda, 2021)
STUDI KOMPERATIF PENDAPATAN NELAYAN TRADISIONAL PRA DAN PASCA TSUNAMI DI KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL (EDIZAL, 2020)
KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN KAPAL MOTOR DI DESA LAMPULO KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH (Dina Triana, 2020)