KEMANJURAN TOKSISITAS EKSTRAK DAUN KRATOM (MITRAGYNA SPECIOSA) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHLITY TEST | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KEMANJURAN TOKSISITAS EKSTRAK DAUN KRATOM (MITRAGYNA SPECIOSA) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHLITY TEST


Pengarang

Intan Suriana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1606103040010

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Kata kunci: Toksisitas, BSLT, Artemia salina, Mitragyna speciosa, Skrining
fitokimia

Uji toksisitas ekstrak daun kratom (Mitragyna speciosa) terhadap Artemia salina
telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemanjuran toksisitas
ekstrak daun kratom terhadap A. salina. Serbuk daun kratom diekstrak dengan teknik
maserasi menggunakan pelarut n-heksan, diklorometana, etil asetat dan etanol.
Selanjutnya, setiap ekstrak fraksi dilakukan uji fitokimia untuk mengetahui
kandungan senyawa metabolit sekunder. Masing-masing ekstrak dilakukan uji
pendahuluan dengan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) pada konsentrasi
30 ppm, 65 ppm dan 100 ppm. Hasil uji pendahuluan ekstrak daun katom kemudian
dilakukan uji toksisitas pada ekstrak diklorometana daun kratom dengan konsentrasi
10 ppm, 20 ppm, 30 ppm, 40 ppm, dan 50 ppm. Jumlah kematian A. salina dihitung
setelah pengamatan selama 24 jam dan dianalis menggunakan persamaan regresi
sehingga dapat diketahui nilai LC50 dari ekstrak diklorometana daun kratom. Hasil
uji fitokimia ekstrak n-heksan daun kratom positif mengandung triterpenoida, ekstrak
diklorometana daun kratom positif mengandung alkaloid dan flavonoid, ekstrak etil
asetat daun kratom positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, fenol,
triterpenoida, steroid, dan ekstrak etanol daun kratom positif mengandung flavonoid,
saponin, fenol, triterpenoida, dan steroid. Uji toksisitas ekstrak diklorometana daun
kratom menunjukan harga LC50 sebesar 30,47 ppm. Ekstrak diklorometana daun
kratom diperkirakan memiliki efek toksik karena memiliki LC50 < 1000 ppm
sehingga berpotensi sebagai obat antikanker.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK