Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI TAMBAK UDANG WINDU DI KECAMATAN BAKTIA KABUPATEN ACEH UTARA
Pengarang
Muhammad Sahimi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0605102010082
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Muhammad Sahimi (0605102010082), dengan judul skripsi "Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Tambak Udang Windu di Kacamatan Baktia Kabupaten Aceh Utara". Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Ir. lrwan A. Kadir, MP selaku dosen pembimbing pertama dan Bapak Ir. Edy Marsudi, M.Si, selaku pembimbing kedua. Permasalahan dalam penelitian ini adalah : apakah faktor luas tambak, jumlah benur, jumlah pakan, dan tenaga kerja berpengaruh terhadap pendapatan usahatani? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor luas tambak, jumlah benur, jumlah pakan, dan tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani tambak.Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Baktia Kabupaten Aceh Utara dan objek penelitian adalah petani tambak udang windu di Kecamatan Baktia yang tersebar di empat desa, yaitu di Desa Matang Raya Barat, Matang Cut, Alue Buya, dan Matang Raya Timu. Penelitian ini merupakan penelitian survei, data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 26 petani tambak. Teknik pengambilan sampel secara sensus, hal ini karena populasi kurang dari 100 petani tambak, maka seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Dengan demikian jumlah sampel sebanyak 26 responden. Model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : analisis statistik uji F, menunjukan bahwa faktor luas tambak, jumlah benur, jumlah pakan, dan tenaga kerja secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani tambak udang windu di Kecamatan Baktia Kabupaten Aceh Utara, hal ini sesuai dengan nilai Fhitung sebesar 241,035 lebih besar dari pada nilai Ftabel sebesar 2,74. Hasil analisis statistik uji t, secara terpisah menunjukkan bahwa masing-masing berpengaruh positif terhadap pendapatan usahatani tambak udang windu hal ini ditunjukkan oleh nilai thitung variabel X1 (luas lahan) sebesar 3.381, nilai X2 (jumlah benur)
sebesar 2.186, nilai X3 (jumlah pakan) sebesar 1.729, dan nilai X4(jumlah tenaga kerja) sebesar 2.355, lebih besar dari pada nilai ttabel sebesar 1,71. Dari sejumlah variabel bebas, variabel yang paling berpengaruh terhadap pendapatan usahatani tambak udang windu adalah luas lahan.
Saran yang dapat berikan pada penelitian ini, yaitu :disarankan kepada petani tambak udang windu agar mampu mengelola sumber daya tersebut dengan baik, baik sifanya sumber daya dari alam maupun sumber daya manusia sebagai tenaga kerja. Disamping itu, petani tambak dapat meningkatkan jumlah produksi udang windu melalui peningkatan penggunaan lahan, karena lahan merupakan salah satu faktor produksi yang sangat berpengaruh terbadap pendapatan usahatani tambak di Kecamatan Baktia Kabupaten Aceh Utara..
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI TAMBAK UDANG WINDU SEBELUM DAN SETELAH TSUNAMI DI DESA LAM NGA KECAMATAN MASJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Cut reni Anggrainy, 2020)
ANALISIS PRODUKSI DAN PENDAPATAN TAMBAK UDANG WINDU DI KECAMATAN JAYA KABUPATEN ACEH JAYA (SALSABILA, 2018)
ANALISIS PENDAPATAN DAN KONSUMSI PETANI TAMBAK UDANG WINDU DI KOTA BANDA ACEH (TRISKA HENDRIANI, 2020)
FAKTOR -FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI UDANG WINDU DI KECAMATAN SIMPANG ULIM KABUPATEN ACEH TIMUR (Juraini, 2020)
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI TAMBAK UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) SEBELUM DAN SESUDAH TSUNAMI DI DESA LAM NGA KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Wirza Dini Hera, 2020)