<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="86105">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KEUNTUNGAN USAHATANI BENGKUANG DAN UBI JALAR YANG DITUMPANGSARIKAN PADA LABAN TANAMAN KAKAO DI KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fhadilah Andriany</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tulisan  ini memaparkan  tentang  solusi  yang dilakukan  oleh  petani dalam  upaya peningkatan  nilai tambah  sebuah  lahan.  Solusi  ini dilakukan  pada umumnya oleh petani  di Kecamatan Lembah Seulawah dengan mengusahakan tanaman tumpangsari, yaitu tanaman tahunan dengan tanaman musiman.  Untuk itu perlu dilakukan pengkajian sejauh  mana  usahatani  tumpangsari tanaman kakao  dengan tanaman  bengkuang dapat menimbulkan keuntungan pada petani di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar.   Objektif  penulisan   ini   berupa perdedaan keuntungan antara usahatani   yang mengusahakan tanaman tumpangsari   bengkuang dengan usahatani yang mengusahakan tanaman   tumpangsari ubi  jalar  pada  lahan  tanaman  kakao di  Kecamatan   Lembah Seulawah  Kabupaten  Aceh  Besar.   Analisa  dan  hasil  penulisan ditunjukan  dengan Keuntungan   usahatani   tumpangsari    bengkuang    lebih    tinggi    dibandingkan keuntungan    usahatani   tumpangsari    ubi   jalar,   dengan   rata-rata  keuntungan usahatani tumpangsari  bengkuang  adaJah sebesar Rp 37319.698,72 per hektar per musim  tanam.   Sedangkan  keuntungan   usahatani  tumpangsari   ubi  jalar  adalab sebesar  Rp.  26.287.527,55   per  hektar  per  musim  tanaam.  Tingkat  perbedaan tersebut  adalah  sebesar  Rp.   11.032.171,17  per  hektar  per  musim  tanam, hal ini juga terbukti dari hasil pengujian statistik uji t%depend dimana tie (1.81) &gt; lebih&#13;
besar dari pada tater (1,68).&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci :   Tanaman Tumpangsari,  Tanaman Tumpangsari  Bengkuang, Kakao, Ubi jalar.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>86105</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-21 11:42:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-21 11:43:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>