HUBUNGAN PEMAKAIAN SEPATU BOOTS DENGAN KEJADIAN TINEA PEDIS PADA PENCARI TIRAM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITUSALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN PEMAKAIAN SEPATU BOOTS DENGAN KEJADIAN TINEA PEDIS PADA PENCARI TIRAM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITUSALAM


Pengarang

Cut Anggi Febri Andasari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1707101010011

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pencari tiram merupakan profesi yang memberikan paparan air dalam waktu lama bagi pekerjanya dimana pada saat bekerja pencari tiram biasanya menggunakan sepatu boots untuk melindungi kakinya dari permukaan yang kasar di sungai. Individu yang sering menggunakan sepatu tertutup dan kontak dengan air dalam waktu lama saat beraktivitas akan meningkatkan risiko penyakit kulit akibat jamur. Salah satu jenis penyakit kulit akibat kolonisasi jamur pada kaki adalah tinea pedis. Pada Kecamatan Baitussalam terdapat beberapa desa yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai pencari tiram. Sehingga, peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan antara pemakaian sepatu boots dengan kejadian tinea pedis pada pencari tiram di wilayah kerja puskesmas Baitussalam. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional cross sectional dengan teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling (jumlah responden sebanyak 37 orang pencari tiram yang memakai sepatu boots). Pemakaian sepatu boots dinilai dengan menggunakan kuesioner pemakaian sepatu boots dan tinea pedis dengan pemeriksaan dokter umum di Puskesmas Baitussalam pada bulan Juli 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan pemakaian sepatu boots kurang baik menyebabkan positif tinea pedis pada 15 orang (83,3%) dan negatif 3 orang (16,7%) sedangkan pemakaian sepatu boots baik menyebabkan tinea pedis 7 orang (36,8%) dan negatif 12 orang (63,2%). Hasil analisis uji chi square, nilai p value yang diperoleh adalah 0,011 (p value ? 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemakaian sepatu boots dengan kejadian tinea pedis pada pencari tiram di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam.

Kata kunci: Tinea Pedis; Pemakaian Sepatu Boots; Pencari tiram

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK