Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERENCANAAN KONSTRUKSI TANGKI SEPTIK KOMUNAL KOMPLEK BUDHA TZU-CHI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Zulfa Maknun - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0804101010018
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tangki septik adalah suatu bangunan kedap air yang berfungsi menampung dan mengolah air limbah rumah tangga dengan memanfaatkan mikroorganisme untuk menguraikan zat organik yang terkandung dalam air limbah sehingga air yang keluar aman bagi lingkungan. Pencemaran air limbah yang berasal dari tangki septik terjadi karena jarak tangki septik ke sumur tidak sesuai dengan standar SNI 03-2398-2002. Komplek Budha Tzu-Chi, Gampong Panteriek, Kecamatan Lueng Bata, merupakan salah satu daerah di Kota Banda Aceh yang mengalami permasalahan pencemaran air limbah, hal ini terjadi mengingat lokasi tersebut merupakan daerah padat penduduk dan merupakan kawasan perumahan yang berada di atas sungai yang ditimbun. Melihat permasalahan yang terjadi, maka diperlukan suatu sistem pengolahan air limbah terpusat berupa tangki septik komunal yang dilengkapi wetland agar air limbah nantinya aman untuk dibuang kembali ke sungai. Beberapa tahapan yang dilakukan dalam perencanaan yaitu analisis kebutuhan air bersih dan air limbah, perencanaan sambungan pipa pada rumah, jaringan pipa pembawa, perencanaan tangki septik komunal, lahan basah buatan (wetland) serta perencanaan sistem penggelontoran (flushing). Setelah melakukan berbagai tahapan tersebut didapatkan volume air limbah 60 m3/hari. Estimasi volume air limbah di rencanakan lebih dari 10 tahun ke depan dilakukan berdasarkan perhitungan proyeksi penduduk. Dengan diameter jaringan pipa pembawa 6 Inchi, maka digunakan rumus Hazen-William dalam menetukan kecepatan minimum sebesar 0,6 m/s pada jaringan pipa pembawa. Hal ini dikarenakan aliran air limbah merupakan aliran yang tidak bertekanan. Sistem flushing direncanakan untuk mencegah terjadinya penyumbatan aliran pada pipa pembawa. Air yang digunakan berasal dari air sumur yang dipompa masuk kedalam bak tampungan yang selanjutnya didistribusikan ke ujung awal pipa pembawa. Tangki septik komunal direncanakan dengan dimensi panjang 18.0 m, lebar 8.0 m dan tinggi 2.0 m dilengkapi dengan filter. Sedangkan wetland direncanakan dengan panjang 10.0 m, lebar 6.0 m dan tinggi 0.5 m menggunakan tanaman bintang air
Kata kunci : Air Limbah, Jaringan Pipa, Flushing, Tangki Septik Komunal, Wetland.
Tidak Tersedia Deskripsi
EVALUASI KINERJA SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH DOMESTIK SETEMPAT (SPALD-S) DI KABUPATEN ACEH JAYA (Rismaliza, 2025)
ANALISA BIAYA PENGELASAN TANGKI SOLAR KAPASITAS 425.000 LITER (Ikhsan Setiawan, 2023)
STATUS KUALITAS AIR TANAH AKIBAT AIR LIMBAH DOMESTIK DI KOTA BANDA ACEH (Mahfudh, 2025)
PERENCANAAN INSTALASI AIR BERSIH UNTUK PERUMAHAN WILAYATUL HISBAH (WIH) DI DESA LAMBLEUT KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR (Hendri saputra, 2024)
IDENTIFIKASI FAKTOR — FAKTOR PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA BANDA ACEH (ABIZAR HAMZAH, 2020)