Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MENGUKUR TINGKAT KESULITAN YANG DIALAMI PENYEDIA BARANG/JASA DALAM PROSES PELELANGAN MENGGUNAKAN E-PROCUREMENT DI KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH
Pengarang
Husna Annisa Rakhmah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0704101010032
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
E-Procurement adalah proses pelelangan secara elektronik yang baru diterapkan di dalam sistem pelelangan. Ini merupakan inovasi yang sangat baik demi terciptanya efisiensi dalam banyak faktor. Namun dalam proses realisasi pelaksanaan tender secara E-Procurement ini, masih banyak ditemukan permasalahan yang muncul akibat para penyedia jasa konstruksi/kontraktor yang masih belum memahami dan belum mendapatkan informasi yang cukup dikarenakan tender secara E-Procurement ini masih dikategorikan sesuatu hal yang masih baru dan masih butuh pengenalan yang lebih mendalam agar para penyedia jasa konstruksi/kontraktor yang mengikutinya tidak mengalami kendala lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesulitan kontraktor dalam mengikuti proses penawaran secara E-Procurement di Kota Banda Aceh Provinsi Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan kuisioner kepada 32 responden dari 46 kontraktor grade3 dan grade4 di Kota Banda Aceh yang pernah atau sedang mengikuti tender secara E-Procurement. Data primer yang digunakan, yang berisikan pertanyaan dan pernyataan mengenai proses pelaksanaan E-Procurement. Pengumpulan data primer dilakukan dengan penyebaran kuisioner yang ditujukan kepada perusahaan kontraktor. Sedangkan data sekunder merupakan daftar nama-nama kontraktor grade 3 dan grade 4 di kota Banda Aceh pada tahun 2012. Pengolahan data menggunakan perhitungan statistik menggunakan Software Microsoft Excel 2007 dengan memakai analisis deskriptif. Dari hasil analisis deskriptif responden didapat persentase jawaban “ya” 86,25% dan “tidak” 13,75% berdasarkan intepretasi skor yang berarti bahwa tingkat kesulitan kontraktor dalam mengikuti proses penawaran secara E-Procurement di Kota Banda Aceh Provinsi Aceh sudah tidak tinggi dan cukup mudah dipahami. Untuk mengurangi tingkat kesulitan para kontraktor, pihak LPSE terkait lebih sering mengadakan kegiatan-kegiatan seminar atau pelatihan dan para kontraktor agar lebih giat dalam mengikuti setiap pembelajaran tersebut agar proses pelaksanaan tender secara E-Procurement ini dapat dipraktekkan secara optimal.
Kata Kunci :E-Procurement, pelelangan elektronik, penyedia jasa.
Tidak Tersedia Deskripsi
MENGUKUR TINGKAT KESULITAN YANG DIALAMI PENYEDIA BARANG/JASA DALAM PROSES PELELANGAN MENGGUNAKAN E-PROCUREMENT DI KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH (Husna Annisa Rakhmah, 2014)
MENGUKUR TINGKAT PEMAHAMAN KONTRAKTOR DALAM PROSES LELANG E-PROCUREMENT DI KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH (Rizki Amharriansyah, 2024)
KAJIAN PENERAPAN E-PROCUREMENT PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA KONSTRUKSI DI PEMERINTAHAN KOTA BANDA ACEH (Ratih Putri Gundary, 2014)
KAJLAN PEMAHAMAN PERUSAHAAN KONTRAKTOR DALAM MENGIKUTI LELANG SECARA E-PROCUREMENT DI KOTA BANDA ACEH (Zulhelmi, 2024)
STUDI MANAJEMEN PENGADAAN PEKERJAAN RNKONSTRUKSI SISTEM E-PROCUREMENT PADARNDINAS PENGAIRAN ACEH (nusri kurniawan, 2014)