<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="85944">
 <titleInfo>
  <title>STUDI KOMPARATIF KEUNTUNGAN USAHATANI SEMANGKA INTENSIF DAN NON INTENSIF DI DESA RAMBAYAN KUPULA KECAMATAN PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Novi Emalia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Budidaya semangka secara intensif membutuhkan perawatan yang lebih diperhatikan  dibandingkan semangka non intensif.  Semangka  Lntensif di  daerah penelitian   menggunakan   mulsa   dan   penyiraman   dilakukan   secara   intensif sehingga akan membutuhkan cost  lebih tinggi dibandingkan budidaya semangka non intensif namun untuk pemakaian  pupuk di kedua jenis budidaya semangka  ini tidak jauh berbeda. Hal  ini akan rnempengaruhi  terhadap tingkat keuntungan yang diperoleh petani. Tujuan dari penelitian ini  melihat apakah keuntungan usahatani semangka intensif lebih  besar dibandingkan semangka non intensif.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan sampel yaitu petani yang melakukan usahatani semagka secara intensif yang berjumlah  15  orang dan non intensif yang diambil secara acak sederhana dan diperoleh  12 sampel dari  120 populasi.  Data  yang  digunakan  adalah  data  primer  dan  data  sekunder.  Pada metode  penelitian  menggunakan  analisis  ekonomi   uji  t  sampel   beda.   Hasil penelitian  menunjukan  bahwa  usahatani  semangka  secara  intensif memberikan keutungan  yang  lebih   tinggi  dibandingkan   semangka   non  intensif.   Hal   ini disebabkan produksi semangka secara intensif menghasilkan produksi yang lebih tinggi  dibandingkan  semangka  non  intensif.  Namun  petani  didaerah  penelitian belum banyak yang melakukan  usahatani semangka secara  intensif dikarenakan modal yang kurang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci  :  Keuntungan, Semangka Intensif, Semangka Non Intensif.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>85944</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-17 15:01:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-17 15:02:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>