<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="85860">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI JAHE PASCA TSUNAMIDIKECAMATANLHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TEUKU TAZIR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Teuku  Tazir,  dengan judul  skripsi &quot;Analisis  Pendapatan  Usahatani Jahe Pasca   Tsunami   Di  Kecamatan    Lhoknga   Kabupaten   Aceh  Besar&quot;.   Dibawah bimbingan Bapak Ir.  M.  Nasir Abdussamad, M.Si sebagai  pembimbing utama dan Bapak Ir.  A.  Kadir Zailani, M.P,  sebagai  pembimbing anggota.&#13;
&#13;
&#13;
Permasalahan dalam penelitian ini  seberapa  besar  pendapatan  petani jahe pasca  tsunami  di   Kecamatn   Lhoknga   Kabupaten  Aceh  Besar.  Penelitian   ini dilakukan di Desa Lampaya, Mon Keun dan Lamkreut Kemukiman Lhoknga menggunakan  metode survey, dengan  pertimbangan  bahwa masyarakat  Lhoknga merupakan  saJah  satu  daerah   yang  sebagian  besar  masyarakatnya   berprofesi sebagai petani jahe.  Objek penelitian adalah usahatani jahe.&#13;
&#13;
&#13;
Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  besar  pendapatan  petani jahe pasca tsunami di Kecamatn Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Adapun metode penentuan sampel  yang digunakan  metode sensus.  Hal ini  dilakukan karena pasca tsunami yang terjadi akhir tahun 2004 telah mengak:ibatkan banyaknya petani jahe di Kecamatan Lhoknga  kehilangan  lahan  pertanian,  dengan demikian perlunya suatu pendataan tentang jumlah petani jahe yang tel ah beraktifitas kembali.  Adapun jumlah petani jahe yaitu  I5 orang petani  yang masih mempunyai  lahan  dan bercocok tanam jahe pasca bencana gempa dan gelombang tsunami  pada akhir tahun 2004 yang lalu. Besarnya pendapatan yang diperoleh sebesar Rp.12.912.491,- per Ha per MT, dimana nilai  penerimaan total  usaha sebesar Rp.35 967.123,-  per Ha  per MT dan besarnya biaya produksi yaitu Rp.23.054.632,- per Ha per MT.Besarnya  BEP  iume   modais,  di  dapat  pada  5.133  Kg  per  periode  dalam tanaman jahe dan BEP rs» pouts  di  dapat  pada Rp.2.884.,46  per Kg  sedangkan RC ratio  di  capar  sebesar  1,5.  Hal  ini  dapat  meningkatkan produktivitas  dalam usahatani  jahe  sehingga  besarnya  pendapatan  yang   akan   diterima    dapat memperoleh keuntungan usahatani jahe.&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>85860</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-17 09:45:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-17 09:46:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>