<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="85824">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS PROGRAM KETAHANAN PANGAN PAJALE (PADI, JAGUNG DAN KEDELAI) DI KABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amiruddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas dan dampak dari program UPSUS Pajale terhadap produksi Padi, Jagung, dan Kedelai di Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Aceh Barat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling. Pengambilan sampel dengan menggunakan rumus Solvin, karena keterbatasan waktu, biaya dan tenaga maka peneliti hanya menentukan sampel sebesar 188 dari populasi sejumlah 584 responden. Metode analisis untuk menjawab hipotesis pertama yaitu dengan rumus efektivitas sebagai berikut. Efektivitas Program =              . Analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis kedua tentang dampak program UPSUS pajale dengan menggunakan pendekatan PAM. Matriks PAM terdiri atas dua identitas, identitas keuntungan dan identitas penyimpangan&#13;
Efektifitas program Upsus Pajale di Kabupaten Aceh Barat pada komoditi Padi dan Kedelai sudah efektif yaitu tergolong ke dalam range nilai berdasarkan acuan Litbang Depdagri (1991) ?80 s.d. 100. Sedangkan komoditi jagung cukup efektif yaitu tergolong ke dalam range nilai ? 60 s.d.  0. Maka secara skeseluruhan kebijakan pemerintah memberikan insentif kepada produsen. demikian juga sebaliknya. Dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa program UPSUS PAJALE memberikan insentif kepada para produsen yaitu petani padi, jagung dan kedelai. dimana hasil perhitungan didapatkan nilai PC dari ketiga komoditi program memiliki nilai lebih besar dari 0.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>85824</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-16 16:49:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-17 10:09:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>