ANALISIS RENTABILITAS INDUSTRI TAHU SUMEDANG DI DESA GEUCEE KAYEE JATOE KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS RENTABILITAS INDUSTRI TAHU SUMEDANG DI DESA GEUCEE KAYEE JATOE KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Ahmad Rauyani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0151210004

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

AHMAD RAUYANI "Analisis Rentabiltas Industri Tahu Sumedang di Desa Geucee Kayee Jatoe Kota Banda Aceh" di bawah bimbingan Bapak lr.AzharA.Gani,M.Sc. sebagai pembimbing utama dan Bapak Dr.lr.Fajri Jakfar.M.Sc sebagai pembimbing kedua.
Tahu merupakan salah satu jenis makanan olahan dari kacang kedelai yang mengandung nilai gizi yang tinggi. sehingga dapat dijadikan bahan makanan penganti (substitusi) ikan dan daging. Dengan adanya permintaan produksi akan tahu terus meningkat oleh konsumen, maka lndustri Tahu Sumedang dapat meningkatkan produksi sehingga jumlah penawaran juga meningkat yang akhimya bisa menjadikan Industri Tahu Sumedang mendapat keuntungan yang tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat rentabilitas Industri Tahu Sumedang di Desa Geucee Kayee Jatoe sehingga dapat diketahui sejauh mana kemampuan industri ini untuk menghasilkan laba dari modal yang digunakan untuk menghasilkan laba. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus.
Data yang dipergunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer adalah data hasil dari wawancara pengamatan dan obsservasi langsung dilapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan dan instansi yang berhubungan dengan penelitian.
Industri Tahu Sumedang merupakan salah satu agroindustri yang mengelola kedelai hingga siap kedalam bentuk tahu. Industri ini merupakan suatu usaha yang masih dalam bentuk industri rumah tangga. yang berfungsi melayani dan memenuhi kebutuhan konsumsi terhadap tahu di Daerah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.
Produksi tahu rata-rata perbulan pada industri ini sebesar 3.418 papan/bulan, dengan harga jual untuk tahu sebesar Rp.20.000/papan untuk konsumen akhir dan pedagang pengecer yang diantar ketempat usahanya dan Rp.18.000/papan untuk pedagang pengecer yang mengambil langsung di tempat produksi tahu. Sedangkan harga sejak naiknya BBM menjadi sebesar Rp.24.000/papan untuk konsumen akhir dan pedagang pengecer yang di antar ketempat usahanya dan Rp.22.000/papan untuk pedagang pengecer yang mengambil langsung di tempat produksi tahu.
Jumlah biaya produksi rata-rata perbulan yang dikeluarkan sebesar Rp.55.405.422.50/bulan. dan biaya pemasaran Rp.1.565.833.33/bulan. Nilai produksi rata-rata perbulan yang diperoleh sebesar Rp.71.091.500.00/bulan. Dengan demikian keuntungan yang diperoleh pada Industri Tahu Sumedang sebesar Rp.14.120.244.16/bulan.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tingkat rentabilitas sebesar 24.78% yang mengambarkan bahwa setiap pengeluaran 100% modal akan menghasilkan keuntungan sebesar 24.78% perbulan produksi. Dengan demikian hipotesis yang telah diturunkan dapat diterima karena tingkat rentabilitas yang diperoleh lebih tinggi dari tingkat suku bunga modal yang berlaku saat penelitian yaitu 1,5% perbulan dan 18% pertahun.
Berdasarkan hal tersebut maka kegiatan produksi pada Industri Tahu Sumedang menguntungkan untuk dilaksanakan dan layak mendapatkan bantuan modal dari BRI ditinjau dari segi rentabilitas.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK