ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI PADI DI KABUPATEN BIREUEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI PADI DI KABUPATEN BIREUEN


Pengarang

Djoel Azmi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0111110025

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pertanian merupakan sektor yang paling besar kontribusinya tehadap pembangunan, akan tetapi ironisnya sektor ini yang sering tidak mendapatkan perhatian dari pihak yang terkait sehingga produksiya tidak mencapai tingkat yang optimum. Oleh karena itu. penulis berkeinginan untuk meneliti tentang pengaruh luas lahan, jumlah tenaga kerja dan modal terhadap produksi usahatani padi sawah di Kabupaten Bireuen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi pada usahatani di Kabupaten Bireuen.
Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan menggunakan
daftar pertanyaan berdasarkan kecamatan sampel di Kabupaten Bireuen yang besarnya adalah 86 responden yang diteliti.
Hasil penelitian dapat dilihat pada persamaan berikut Q= 1,186 + 0.583 X1+ 0,363 X2 + 0,372 X1. Nilai konstanta adalah sebesar 1,186 dan koefisien regresi luas lahan garapan adalah sebesar 0,583. tenaga kerja adalah
0,363, dan modal adalah 0,372. Koefisien determinasi (R) sebesar 0,895 (89%)
koefisien determinasi yang disesuaikan (Adj. R2) diperoleh 0,891, berarti variabel
bebas mempengaruhi produksi usahatani padi di Kabupaten Bireuen sebesar 89 persen, sedangkan selebihnya sebesar 10.90 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam daerah penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan tenaga kerja sudah mencukupi akan tetapi ketersediaan modal petani untuk melakukan usahataninya masih kurang. Oleh karena itu diharapkan pihak Pemda Kabupaten Bireuen dan pihak terkait untuk membantu dan lebih memperhatikan masalah permodalan tersebut demi meningkatnya hasil produksi dan pendapatan petani di Kabupaten Bireuen.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK