<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="85686">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS METODE EDUKASI TEAM BASED LEARNING TERHADAP PERILAKU PROMOSI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI PESANTREN MODERN KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MARIA ULFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu pendidikan kesehatan yang direkomendasikan untuk meningkatkan perilaku promosi kesehatan reproduksi remaja menggunakan metode edukasi Team Based Learning. Namun belum ditemukan banyak bukti terkait keberhasilan Team Based Learning pada remaja di Pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifan metode edukasi Team Based Learning terhadap determinan perilaku promosi kesehatan reproduksi remaja di Pesantren Modern Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan melibatkan 110 responden yang terbagi dalam dua group (kelompok kontrol dan kelompok intervensi) yang dipilih dengan teknik stratified random sampling pada dua pesantren yang berbeda. Intervensi metode edukasi Team Based Learning dilakukan selama dua minggu pada kelompok intervensi, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan pendidikan kesehatan reproduksi setelah posttest berlangsung. Data dikumpulkan dengan Kuesioner Promosi Kesehatan Reproduksi (self-administered questionnaire) dan diolah menggunakan program R. Hasil analisa menunjukkan bahwa metode edukasi Team Based Learning efektif terhadap faktor personal (.000), persepsi manfaat (.000), persepsi hambatan (.000), self efficasy (.000), penghargaan (.000), pengaruh interpersonal (.000), pengaruh situasional (.000), minat (.000), kesadaran untuk bertindak (.000), kekuatan individu (.000), pemberdayaan (.008), partisipasi (.009), kontrol (.006), perawatan kebersihan alat genetalia (.000), penanganan masalah haid (.000), dan mendeteksi masalah penyakit kelamin (.000). Hal ini mengindikasikan bahwa pendidikan kesehatan menggunakan metode Team Based Learning efektif dapat diterapkan untuk meningkatkan promosi kesehatan reproduksi remaja  di Pesantren Modern Kabupaten Aceh Besar. Dengan demikian direkomendasikan pada Pesantren, perawat Puskesmas, dan dinas terkait untuk menjadikan pendidikan kesehatan menggunakan metode Team Based Learning sebagai salah satu alternatif intervensi dalam meningkatkan perilaku kesehatan reproduksi remaja.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>85686</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-15 22:18:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-16 09:53:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>