POTENSI PERTANIAN KAITANNYA DENGAN PEMBANGUNAN DESA LAMBADA PEUKAN KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

POTENSI PERTANIAN KAITANNYA DENGAN PEMBANGUNAN DESA LAMBADA PEUKAN KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Nurkhalis - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0405102010030

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

NURKHALIS "Kondisi Pertanian Kaitannya Dengan Pembangunan Desa Lambada Peukan Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar" di bawah bimbingan Bapak Ir. Kadir Zailani, M.P sebagai pembimbing utama dan Bapak T. Saiful Bahri, S.P, M.P sebagai pembimbing kedua.Perwujudan pambangunan nasional mengacu kepada pembangunan pertanian dengan implementasi yang sinergis terhadap pembangunan sektor lainnya. Oleh palaku pembangunan pertanian yang meliputi departemen teknis terkait, Pemerintah Daerah, petani, pihak swasta, masyarakat dan pemangku kepentingan (Stake Holders) lainnya. Pengembangan pertanian yang bersifat bottom up merupakan jalur utama dalam pembangunan masyarakat desa khususnya masyarakat tani subjek yang bergerak sendiri menata pola pertanian kearah yang lebih baik. Peninjauan kondisi perkembangan dalam bidang pertanian akan memberi pengaruh pada tingkat perkembangan wilayah yang dalam penelitian ini yaitu Desa Lambada Peukan Kecamatan Darussalam terhadap taraf hidup yang bersumber pendapatan rumah tangga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pertanian dan pengelolaan lahan bagi perkembangan sektor pertanian Desa Lambada Peukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu Analisis Taksonomi dimana domain yang dipilih akan dijabarkan secara terperinci. Pengumpulan data primer dilakukan dengan observasi terfokus melalui wawancara dengan masyarakat tani dan lembaga pemerintahan desa. Dta sekunder diperoleh dari literatur dan dokumen dari instansi terkaitdengan penelitian ini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa disektor tanaman pangan dan hortikultura telah dikelola dengan baik oleh petani, hal ini ditandai dari luas lahan sawah 36 ha, luas panen mencapai 34,5 ha dengan produksi 280 ton dan tingkat produktivitas per hektar dapat mencapai 6,4 ton/ha. Namun permasalahan sering terkendala dari sarana dan prasarana pertanian seperti ketersediaan air irigasi untuk pengairan sawah dan penggunaan biaya untuk pengadaan faktor-faktor produksi seperti bibit unggu1 dan pupuk yang cukup. Sedangkan disektor hortikultura seperti tanaman buah-buahan umumnya belum dikelola dengan baik dalam hal variasi komoditi, tanaman-tanaman yang dibudidayakan kebanyakan hanya pisang, mangga dan nangka, sedangkan komoditi lainnya masih sangat rendah. Untuk tanaman sayur- sayuran yang dibudidayakan hanya untuk pemenuhan konsumsi dan penambahan pendapatan keluarga Disektor perkebunan, pengelolaan masih bersifat tradisional(turun-temurun) dan belum dikelola dengan intensif yang dapat memberikan produksi yang lebih banyak, padahal dari segi lain, lahan yang tersedia sangat luas. Disektor peternakan, pengelolaan ternak sapi, kerbau, kambing dan unggas masih bersifat tradisional. Pengelolaan ternak sapi dan kambing lebih diprioritaskan kepada penjualan, sedangkan untuk ternak unggas lebih kepada pemenuhan konsumsi protein rumah tangga, padahal sektor ternak unggas memiliki prospek yang potensial bila dikembangkan secara intensif. Disektor perikanan, pengelolaan berorientasi pada ikan air tawar seperti ikan nila dan ikan lele, namun pengelolaan masih sangat minim, sedangkan lahan yang tersedia masih sangat banyak, namun belum dikelola sepenuhnya oleh masyarakat karena kurangnya informasi dan pengarahan kepada masyarakat akan potensi ekonomi yang sangat menjanjikan bila dikembangkan lebih baik.




rnasih sangat banyak, narnun belum dikelola sepenuhnya oleh masyarakat karena kurangnya
informasi dan pengarahan kepada masyarakat akan potensi ekonomi ng sangat menjanjikan bila dikembangkan lebih baik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK