PEMANFAATAN TANAMAN PESISIR BATANG TAPAK KUDA (IPOMEA PES-CAPRAE) SEBAGAI BIOSORBEN DALAM MENURUNKAN KADAR ION LOGAM KADMIUM CD(II) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMANFAATAN TANAMAN PESISIR BATANG TAPAK KUDA (IPOMEA PES-CAPRAE) SEBAGAI BIOSORBEN DALAM MENURUNKAN KADAR ION LOGAM KADMIUM CD(II)


Pengarang

THAHARAH RAMADHANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200210007

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu (S2) / PDDIKTI : 54145

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kadmium (Cd) merupakan salah satu jenis logam berat berbahaya yang ada di pesisir. Penggunaan serbuk batang tapak kuda (Ipomoea pes-caprae) dapat dijadikan sebagai biosorben dalam mengadsorpsi ion logam Cd(II). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu kontak, ukuran adsorben, pH, dosis dan konsentrasi ion logam Cd(II) terhadap kapasitas biosorben batang tapak kuda, mengetahui kinetika adsorpsi dan isoterm adsorpsi dari biosorben batang tapak kuda dan mengetahui karakteristik gugus fungsi dan morofologi permukaan dari biosorben tersebut. Parameter variabel bebas yaitu waktu kontak (20, 40, 60, dan 80 menit); ukuran adsorben (A < 230 mesh), (230 < B < 120 mesh), (120 < C < 60 mesh), (D > 60 mesh); dosis biosorben (0,5;1 dan 1,5 gr); konsentrasi awal ion Cd(II) (662,77; 255,34; 110,13; 51,26;23,4 dan 4,99 ppm) dan pH awal larutan (3;4 dan 5). Hasil penelitian menunjukkan adsorpsi ion logam Cd(II) oleh biosorben tersebut dengan konsentrasi awal ion Cd(II) 662,77 ppm, dosis 1 gr, ukuran adsorben (A < 230 mesh), waktu kontak 60 menit dan pH 5 menghasilkan kapasitas maksimum 29,51 mg/g dan efisiensi penyerapan 44,52%. Kinetika adsorpsi mengikuti persamaan orde dua (R2= 0,97) dan mengikuti tipe isoterm adsorpsi Langmuir (R2= 0,99). Karakteristik gugus fungsi menunjukkan adanya gugus fungsi O-H; C-H; C=O dan C-O dan karakterisitik morfologi terbaik pada ukuran adsorben A (< 230 mesh).

Kata kunci: logam Cd(II), batang tapak kuda (Ipomea pes-caprae), kapasitas adsorpsi, efisiensi adsorpsi, kinetika adsorpsi dan isoterm adsorpsi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK