Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERAN PEREMPUAN TERHADAP EKONOMI RUMAH TANGGA NELAYAN DI GAMPONG PUSONG BARU KECAMATAN BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE
Pengarang
Moreza Eka Putra - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0605102010008
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Moreza Eka Putra dengan judul skripsi "Peran Perempuan Terhadap Ekonomi Rumah Tangga Nelayan di Gampong Pusoog Baru Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe", di bawah bimbingan Ibu Dr. Ir. Suyanti Kasimin, M.Si sebagai pembimbing utama dan Bapak Dr. Ir. Indra, M.P sebagai pembimbing kedua.
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu melihat bagaimana curahan waktu kerja para perempuan nelayan, seberapa besar kontribusi perempuan terhadap pendapatan rumah tangga nelayan, dan faktor-faktor apa saja yang mendorong para perempuan nelayan untuk mencari nafkah. Penelitian ini dilaksanakan di Gampong Pusong Baru Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe, yang merupakan salah satu daerah yang mayoritas penduduknya dari kalangan nelayan yang sebagian besar para perempuan juga bekerja membantu perekonomian keluarga.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana curahan waktu kerja para perempuan nelayan, besarnya kontribusi perempuan terhadap pendapatan rumah tangga nelayan, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong para perempuan untuk mencari nafkah. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik pengambilan sampel secara (Cluster Random Sampling) besarnya sampel 5% dari total populasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kerja perempuan nelayan yang paling tinggi yaitu pada pekerjaan domestik yaitu 13,1%, pekerjaan sosial 5,6% dasar sebesar 53, 1 % dan 28,2% untuk mencari nafkah.Besarnya kontribusi pendapatan yang diterima oleh rumah tangga yaitu rata-rata yaitu mencapai Rp. 1.259.205,- per bulan dimana terdapat tiga sumber yaitu dari kontribusi pendapatan dari suami sebesar Rp. 677.727,- per bulan, kontribusi istri sebesar Rp. 447.273,- dan sisanya adalah kontribusi anggota keluarga lainnya sebesar Rp. 102.841,- perbulan.Faktor-faktor yang mendorong perempuan nelayan dalam bekerja mencari nafkah dapat dilihat dari 2 motif yaitu motif ekonomi yang dilihat dari faktor pendapatan suami yang kurang membuat para istri termotivasi untuk bekerja menambah penghasilan keluarga, dimana dalam pengambilan keputusan rata-rata pola penggunaan uang diputuskan secara bersama, sedangkan dilihat dari motif sosial bahwa dukungan suami terhadap pihak perempuan cukup besar yaitu dengan mendukung para istri untuk bekerja membantu ekonomi keluarga dan besamya dukungan teman/tetangga membuat para istri lebih semangat bekerja dalam mencari nafkah.
Walaupun kontribusi perempuan dalam ekonomi keluarga lebih kecil dibandingkan dengan kontribusi pria dalam ekonomi keluarga, sebaiknya jangan menimbulkan perbedaan pendapat serta digunakan secara efektif dan efesien seperti suami ada usaha dapat diberikan modal apabila pendapatan lebih atau digunakan sebagai tabungan hingga suatu hari nanti.
Selain itu sebaliknya para perempuan juga mencoba mecari keterampilan lain sehingga akan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.
Tidak Tersedia Deskripsi
IDENTIFIKASI PENGELUARAN KELUARGA MISKIN NELAYAN DI DESA PUSONG BARU KECAMATAN BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE (Mirza, 2021)
PERAN PEREMPUAN TERHADAP EKONOMI RUMAH TANGGA NELAYAN DI GAMPONG PUSONG BARU KECAMATAN BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE (Moreza Eka Putra, 2020)
JENLS - JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN DENGAN MENGGUNAKAN PUKAT LANGGA DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) PUSONG BARU KECAMATAN BANDA SAKTIRNPEMERINTAHAN KOTA LHOKSEUMAWE (Khairiani, 2022)
KEEFEKTIVITAS ANGGARAN MUSRENBANG DAN REALISASINYA SERTA AKUNTABILITAS KEUANGAN GAMPONG (STUDI KASUS PADA PEMERINTAHAN GAMPONG DI KECAMATAN BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE) (Sunandar, 2024)
RESOLUSI KONFLIK NELAYAN DI KOTA LHOKSEUMAWE (STUDI KASUS KEBIJAKAN PENGGUSURAN KERAMBA IKAN DI WADUK PUSONG OLEH PEMERINTAH KOTA LHOKSEUMAWE) (SYAHRUL RAMADHAN, 2023)