DAMPAK USAHA EKSPLOITASI BAHAN GALIAN C TERHADAP LUAS LAHAN PETANI SEKITAR DAS KRUENG ACEH DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

DAMPAK USAHA EKSPLOITASI BAHAN GALIAN C TERHADAP LUAS LAHAN PETANI SEKITAR DAS KRUENG ACEH DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Surya Dharma - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305102010114

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Surya Dharma, dengan Judul Skripsi "Dampak Usaha Eksploitasi Bahan Galian C Terhadap Luas Lahan Petani Sekitar DAS Krueng Aceh Di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar", dengan Pembimbing Utama Bapak Ir. Mulizar MS, SH, M.Si. dan Pembimbing kedua Bapak Ir. M. Nassir Hawy, M.S.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah usaha eksploitasi bahan galian C mempunyai dampak terhadap luas lahan para petani sekitar DAS Krueng
Aceh di Desa Reukih Dayah. Penelitian ini dilakukan pada petani pemilik lahan yang berada tepat di pinggir Sungai Krueng Aceh, tepatnya di Desa Reukih Dayah Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak usaha eksploitasi bahan galian C terhadap luas lahan yang diusahakan petani yang mempunyai lahan di sekitar DAS Krueng Aceh di Desa Reukih Dayah. Penelitian ini pada dasarnya menggunakan metode studi kasus melalui pendekatan kualitatif. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan bantuan kuisioner sehingga membantu pencarian data untuk lebih terarah pada tujuan penelitian.
Usaha eksploitasi bahan galian C di lokasi penelitian mempunyai dampak terhadap luas lahan, hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan adanya dampak negatif terhadap luas lahan, dimana selama proses penambangan yang dilakukan pada awal-awal tsunami banyak. petani yang mengaku lahan mereka lebih sering mengalami kejadian musibah erosi dan longsor, namun sejak keluarnya surat keputusan gubemur NAD tentang pembentukan tim pengawasan dan penertiban penambangan bahan galian C pada DAS Krueng Aceh No.540/ 267/ 2007, dampak negatif tersebut kian berkurang dan mengarah pada dampak yang lebih positif, hal ini bermula pada saat penambangan tidak lagi dilak:ukan di dasar sungai melainkan pada permukaan lahan petani yang kondisinya telah jauh dari sungai yang sekaligus menjadi sumber air bagi perakaran tanaman. Di mana mekanisme penambangan ini telah mengembalikan bentuk struktur tanah pada kondisi awal seperti saat sebelum adanya penambangan yang menggunakan tenaga mesin backhoe.Oleh karena itu diharapkan di masa yang akan datang, dan juga untuk mencegah sering dan cepatnya musibah erosi dan longsor kiranya petani dapat bekerjasama dengan pihak penambang untuk melakukan pengerukan lapisan tanah sehingga kedudukannya bisa kembali agak sejajar dengan permukaan sungai.
Pengusaha tambang pun diharapkan agar dapat melaksanakan perjanjiannya dengan petani secara utuh baik dan benar, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Bagi pemda khususnya Pemda Kabupaten Aceh Besar agar bersedia membangun tanggul pencegah erosi dan longsor di sepanjang lahan milik petani di lokasi penelitian

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK