<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="85137">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FINANSIAL USAHATANI KAKAO (THEOBREMA CACAO L.)DI KECAMATAN PADANG TIJI KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmadun Syawal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>AHMADUN SYAWAL &quot;Analisis  Finansial  Usahatani  Kakao  di Kecamatan   Padang Tiji  Kabupaten Pidie&quot;    dibawah   bimbingan Bapak Dr.  Ir. Indra,  M.P sebagai  pembimbing utama dan bapak Ir.  M. Nasir Abdussamad,  M.Si sebagai  pembimbing kedua.&#13;
Kakao    merupakan salah  satu jenis tanaman  perkebunan penting di Indonesia.  Kakao diperoleh  dari  pengolahan  biji  -  biji  buah  tanaman kakao dan dipergunakan untuk pembuatan produk- produk coklat.Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui   kelayakan pengembangan usahatani  kakao di  Kecamatan Padang Tiji  Kabupaten  Pidie   ditinjau dari aspek Finansial.   Metode yang  digunakan dalam  penelitian   ini   adalah metode  survey, penentuan   desa sampel   dilakukan secara purpusive sampling sebanyak empat desa  yaitu   Desa  Mesjid   Tanjong,   Desa  Siron,   Desa  Suyo  dan  Desa  Kret Kecamatan  Padang Tiji  Kabupaten  Pidie.  Pemilihan  petani  dilakukan    secara lengkap  (sensus)  yaitu  dari jumlah  populasi  yang  ada  di  setiap  desa  sampel, semuanya diambil  sebagai  responden,  sehingga  jumlah  responden  keseluruhan sebanyak 27 orang petani  kakao.&#13;
Penggunaan biaya pada usahatani kakao adalah biaya investasi   dan biaya operasional.   Biaya investasi yang  dikeluarkan untuk usahatani kakao pada tahun ke nol  Rp.15.565.550,- tahun pertama berjumlah  Rp.2.984.850.- dan  tahun  kedua berjumlah Rp.2.057.550.- sedangkan biaya operasional  yang  di   keluarkan untuk tahun  ke-3,  ke-6.   ke-10,   ke-13  dan ke-15    berjumlah Rp.  5.735.400,- tahun ke -4 dan ke-5 berjumlah  Rp.  3.499.100,-  tahun ke-7, ke-8, ke-9,  ke-11 dan ke-14 berjumlah  Rp.  5.916.900.-   dan untuk selanjutnya  tahun ke-12,  ke-16,  ke-17, ke-18,  ke-19 dan ke-20 sebesar Rp 5.922.400,-.&#13;
Berdasarkan  hasil  pengujian  dengan analisa  finansial  diperoleh  sebagai berikut :   Dimana NPV&gt;  0 dengan nilai sebesar Rp. 58.460.613, Net B/C ratio&gt; 1 dengan nilai 3,99 dan IRR&gt;  Sosial  Discount  Rate yaitu sebesar 36,76 %,  sehingga dapat disimpulkan  bahwa pegembangan usahatani  kakao di  Kecamatan Padang Tiji  Kabupaten Pidie dapat dikembangkan ditinjau dari aspek Finansial.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>85137</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-08 12:15:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-08 12:16:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>