<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="85134">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH STATUS PENGUASAAN LAHAN TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI PETANI PADI SAWAH DI DESA LUTHU LAMWEU KECAMATAN SUKA MAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alfian Syah Putra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Alfian  Syah  Putra  dengan judul  skripsi  &quot;Pengaruh  Status  Penguasaan Lahan  Terhadap   Pendapatan   Usahatani  Petani  Padi  Sawah  di  Desa  Luthu Lamweu    Kecamatan    Suka   Makmur   Kabupaten   Aceh   Besar&quot;.   Di   bawah bimbingan Zakiah,  SP,M.Si, dan Dr. Ir.  Evi Lisna, M.Sc. Dengan permasalahannya adalah apakah  pendapatan antara petani padi sawah pemilik penggarap lebih besar daripada pendapatan petani padi sawah penyakap dalam usahatani padi sawah di Desa Luthu Lamweu Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya pendapatan petani padi sawah pemilik penggarap dengan pendapatan petani padi sawah penyakap di Desa Luthu Lamweu Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dapat berguna bagi peneliti sendiri dalam upaya memperdalam ilmu sosial ekonomi pertanian dan hasil penelitian  ini  dapat  memberikan informasi  bagi pembaca yang  ingin mengetahui tentang perbedaan pendapatan antara petani penyakap dengan petani pemilik penggarap usahatani padi sawah di Desa Luthu Lamweu Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar, serta dalam rangka  menyelesaikan tugas akhir untuk memperoleh gelar sarjana pada Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala.Penelitian ini  dilakukan  di  Desa Luthu Lamweu Kecamatan  Suka  Makmur Kabupaten Aceh Besar dengan metode penelitian adalah metode survey. Penentuan lokasi  seeara sengaja (purposive sampling)  berdasarkan pertimbangan bahwa daerah tersebut mempunyai  usahatani padi sawah yang produktif dan lumbung padi dengan status penguasaan   lahan  pemilik  penggarap dan  penyakap.  Objek penelitian  ini adalah petani   yang  mengusahakan  tanaman   padi  sawah  dengan  status  penguasaan  lahan pemilik  penggarap dan penyakap  di Desa  Luthu Lamweu  Kecamatan Suka  Makmur Kabupaten Aceh  Besar. Ruang lingkup penelitian  ini dibatasi pada pendapatan petani padi sawah dengan  status penguasaan  lahan pemilik penggarap  dan penyakap.&#13;
Populasi   dalam penelitian   ini adalah  para  petani   padi  sawah  yang  status penguasaan lahan pemilik penggarap  sebanyak  28 orang dan status  penguasaan lahan penyakap   sebanyak  73 orang.  Metode  pengambilan sampel  yang  digunakan dalam penelitian  ini  adalah   secara  Cluster random sampling  dengan   persentase jumlah sampel sebesar 50% untuk petani  padi  sawah  yang  status penguasaan Lahan pemilik penggarap  dan 50%  petani  padi   sawah  yang  status  penguasaan  lahan  penyakap.&#13;
Jumlah  sampel  untuk  petani  padi  sawah  pemilik  penggarap   adalah  36  orang  dan penyakap I4 orang.Pengumpulan data dalam  penelitian ini diperoleh  dari dua  sumber  yaitu  data primer   dan   data  sekunder.  Batasan variabel  dalam   penelitian  ini  adalah   status kepemilikan lahan, petani pemilik penggarap, petani penyakap, jumlah produksi,  luas lahan garapan  biaya  produksi,  tenaga  kerja, nilai penjualan, harga hasil produksi dan pendapatan.  Metode analisis yang digunakan  adalah uji statistik &quot;t.&#13;
Hasil penelitian  menunjukkan bahwa petani pemilik penggarap  menggunakan tenaga  kerja  luar  keluarga  sebanyak  38,50  HKP  dan  tenaga  kerja  dalam  keluarga sebanyak  19,21  HKP.  Total  rata-rata  keseluruhan  pencurahan  tenaga  kerja  untuk petani  pemilik   penggarap   di   daerah   penelitian   adalah   57,71   HKP.   Pada   petani penyakap  menggunakan tenaga  kerja  luar keluarga  sebanyak  40,49  HKP dan tenaga kerja dalam keluarga  sebanyak   18,92 HKP.  Total  rata-rata  keseluruhan   pencurahan tenaga kerja untuk petani penyakap  di daerah penelitian adalah 59,41  HKP.Rata-rata  biaya produksi untuk petani pemilik  penggarap  di daerah  penelitian adalah Rp 3.315.563/MT dengan  rincian dari biaya penyusu1an peralatan  sebesar  Rp 44.613/MT,    biaya   sarana    produksi    Rp   562.000/MT,    biaya   tenaga   kerja   Rp 2.394.307MT dan  biaya  sewa  lahan Rp 314.643/MT.  Sedangkan  total  rata-rata  per hektarnya  adalah  Rp  9.492.408  /MT.  Biaya  produksi  pada  petani  penyakap  terdiri dari  biaya  penyusutan  peralatan  sebesar  Rp  43.377/MT,  biaya  sarana  produksi  Rp&#13;
607.424/MT,   biaya   tenaga   kerja   Rp  2.375.349/MT  dan   biaya   bagi   hasil   Rp 430.912/MT, jadi  rata-rata biaya produksi  untuk petani penyakap  di daerah penelitian adalah   Rp   3.457.062/MT,   sedangkan    total   rata-rata   per  hektarnya   adalah   Rp 9.030.064/MT.Nilai  produksi  yang diperoleh  petani  padi sawah dengan  status  lahan pemilik penggarap  sebesar  Rp  4.417.250,-/MT sedangkan nilai produksi petani  padi  sawah dengan   status   lahan  penyakap  sebesar  Rp  4.277.778,-/MT.  Rata-rata   pendapatan bersih per  musim  tanam   yang  diperoleh  petani  padi sawah  di  daerah  penelitian dengan status  lahan pemilik penggarap  sebesar Rp 1.101.687,-/MT. Untuk petani padi sawah  dengan  status  lahan penyakap   sebesar  Rp 820.716,-/MT.  Hasil  perhitungan dengan  hasil pengujian statistik uji &quot;t&quot; memperlihatkan nilai thitung&gt;ttabel yaitu  1,11  &gt;0,87 pada taraf nyata 0,20.  Ini berarti  pendapatan petani padi  sawah penggarap lebih besar dari pendapatan petani padi sawah penyakap, pada taraf nyata 0,20.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>85134</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-08 12:05:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-08 12:06:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>