Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK DAN FAKTOR PENYEBAB MASYARAKAT MISKIN DI KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
JUNITHA FITRIA LUBIS - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0505102010093
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Junitha Fitria L " Identifikasi Karakteristik dan Faktor Penyebab Masyarakat Miskin Di Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar ", dibawah bimbingan Bapak Dr. Ir. Agussabti, M.Si selaku pembimbing utama dan Bapak. Ir. M. Nassir Hawy. MS selaku pembimbing kedua.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rendahnya tingkat pendididkan lapangan pekerjaan, jumlah anggota keluarga dan kesehatan akan menyebabkan masyarakat desa hidup dibawah tingkat garis kemiskinan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kuta Cot Glie yaitu di Desa Keuruweung Blang, Desa Lam Beugak dan Oesa Lam Alieng, dengan pertimbangan bahwa ketiga desa sampel ini memiliki jumlah penduduk yang lebih banyak dari desa lainnya dan memilikitingkat kemiskinan yang tinggi, dengan menggunakan indikatpr ekonomi,yaitu pendapatan per kapita. Objek penelitian ini adalah masyarakat miskin yang menetap di Desa Keuruweung Blang, Desa Lam Beugak dan Desa Lam Alieng. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada masalah identifikasi kehidupan masyarakat miskin di Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar. Metode pengambila
n desa sarnpel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dan metode pengambilan sampel penduduk pada tiap desa sampel dilakukan secara simple random sampling.
Berdasrkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa R-KFM sampel Desa Keuruweung Slang sebesar 0,73 berarti sampel dalam keadaan miskin sekali, sedangkan R-KFM sampel Desa Lam beugak sebesr 0, 78 berarti sarnpel keadaan miskin dan R-KFM sam pel Desa Lam Alieng sebesar 0,85 berarti sampel dalam keadaan miskin. Rendahnya tingkat pendidikan, lapangan pekerjaan, jumlah anggota keluarga dan kesehatan akan menyebabkan masyarakat desa hidup dibawah tingkat garis kemiskinan.
Pemerintah diharapakan memperioritaskan penanggulangan kemiskinan berdasarkan daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi,. Upaya pengentasan kemiskinan dapat dilakukan dengan mempercepat pertumbuhan ekonomi locaJ di ketiga desa yaitu dengan pembangunan jalan menuju ke desa dan jalan menuju sentra produksi pertanian. Selain itu pemberian modal usaha sebaiknya juga diiringi dengan pelatihan persiapan sosial, teknik budidaya tanaman dan fasilitas pemasaranhasil sehingga curahan perhatian terhadap usahanya lebih optimal. Mengingat masih rendahnya akses masyarakat terhadap Lembaga Keuangan, maka diperlukan program fasilitasi untuk membuka akses masyarakat terhadap Lembaga Keuangan guna memperoleh bantuan modal usaha ataupun pengelolaan modal bersama dalarn sebuah wadah untuk kepentingan pengembangan usahataninya secara berkelanjutan.
Tidak Tersedia Deskripsi
IDENTIFIKASI TINGKAT KEMISKINAN PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR (Fina Fadillah, 2020)
ANALISIS PEMANFAATAN SUMBERDAYA AIR DAN KEBUTUHAN AIR UNTUK SEKTOR PERTANIAN DI KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR (Mainia Sari, 2015)
PERAN PNPM DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR PADA SIMPAN PINJAM KELOMPOK PEREMPUAN (Nurdin, 2016)
ANALISIS KESUBURAN TANAH SAWAH DI KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR (YARI SUNI LAMKARUNA, 2024)
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DENGAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK DI DESA LAMBEUGAK KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR (Rizki Aulia, 2021)