<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8490">
 <titleInfo>
  <title>DESAIN DC KONTROLER PADA SISTEM PHOTOVOLTAIC BERBASIS MIKROKONTROLER PIC16F877</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Rizky Rinaldi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Photovoltaic merupakan suatu konverter energi yang dapat mengonversi cahaya matahari menjadi energi listrik. Tegangan yang dihasilkan photovoltaic tidak selalu sama, karena bergantung pada intensitas cahaya matahari yang berubah-ubah. Karena itu, untuk mendapatkan tegangan tertentu yang konstan, diperlukan suatu dc kontroler, yaitu boost konverter dengan sistem feedback. Perancangan dc kontroler ini dimulai dengan memodelkan rangkaian daya pada PSIM dan memodelkan rangkaian kontrol menggunakan mikrokontroler PIC16F877 pada Proteus. Pengontrolan tegangan ini didapatkan dari pengaturan duty cycle oleh mikrokontroler dengan cara membaca feedback dari tegangan keluaran konverter yang diteruskan ke ADC mikrokontroler. Berdasarkan hasil simulasi dan eksperimen, tegangan output open loop berada dalam range 74 V - 75 V pada tegangan input 10 - 18 V dengan efisiensi daya sebesar 64%. Sedangkan pada rangkaian close loop, PWM akan diatur oleh mikrokontroler secara otomatis sehingga tegangan output akan berusaha tetap pada range 75 V. Perubahan tegangan input pada boost konverter dapat diatasi dengan mengatur jumlah duty cycle sehingga didapatkan nilai tegangan output yang konstan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTRIC POWER - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTRICAL EQUIPMENT</topic>
 </subject>
 <classification>621.31</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>8490</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-08-19 09:40:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-11 10:01:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>