Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN ABU CANGKANG SAWIT SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEMEN TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (FOAMED CONCRETE)
Pengarang
Mutia Intan Sari - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1004101010004
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
624.183 4
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu cangkang sawit sebagai bahan pengganti sebagian semen terhadap sifat mekanis beton busa. Sifat mekanis yang diteliti meliputi kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat tarik lentur beton busa dengan Faktor Air Semen (FAS) 0,5. Benda uji yang digunakan untuk pengujian kuat tekan adalah silinder berdiameter 10 cm; tinggi 20 cm sebanyak 24 buah, untuk pengujian kuat tarik belah silinder berdiameter 15 cm; tinggi 30 cm sebanyak 24 buah, dan untuk pengujian kuat tarik lentur balok berukuran (10 × 10 × 40) cm sebanyak 24 buah. Variabel pada penelitian ini meliputi variasi SG (Specific Gravity) yaitu 0,6; 0,8; dan 1,0 dengan persentase abu cangkang sawit sebesar 0% sebagai beton busa normal, 10%, 20%, dan 30% untuk SG 0,8; serta persentase 0% dan 20% saja untuk SG 0,6 dan 1,0. Abu cangkang sawit yang digunakan berasal dari PT. Perkebunan Nusantara I Langsa dengan berat jenis abu cangkang sawit 1,48 dan berat volume 0,79 kg/ltr. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan abu cangkang sawit pada beton busa dengan persentase tertentu pada SG 0,6; 0,8; dan 1,0 mengalami penurunan terhadap sifat mekanis bila dibandingkan dengan beton busa normal. Penurunan terbesar untuk semua pengujian sifat mekanis terjadi pada SG 0,6. Hasil pengujian kuat tekan beton busa mengalami penurunan sebesar 59,69% (0,77 MPa) dari beton busa normal yaitu 1,91 MPa. Hasil pengujian kuat tarik belah mengalami penurunan sebesar 50,79% (0,14 MPa) dari beton busa normal yaitu 0,29 MPa. Hasil pengujian kuat tarik lentur mengalami penurunan sebesar 34,85% (0,32 MPa) dari beton busa normal yaitu 0,49 MPa. Secara keseluruhan, berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa penggantian abu cangkang sawit sampai 30% pada beton busa menghasilkan kekuatan yang masih memenuhi persyaratan untuk digunakan pada bahan konstruksi non struktural yaitu 0,35 MPa s/d 7 MPa.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENGGUNAAN ABU CANGKANG SAWIT SEBAGAI BAHAN PENGISI TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN ABSORPSI BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) (Fakhrizal, 2015)
FOAM CONCRETE SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI MATERIAL LAPIS PERKERASAN JALAN (MANZILINA SALSABILA KHALIDIYA, 2023)
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN ABSORPSI BETON BUSA(FOAMED CONCRETE) (DELFIAN MASRURA, 2015)
PENGARUH VARIASI FAKTOR AIR SEMEN (FAS) TERHADAP SIFAT-SIFAT MEKANIS BETON BUSA MUTU TINGGI (Husnul Jannati, 2024)
PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG SAWIT TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) (SUATU PENELITIAN BETON RINGAN DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,4) (M. Ferdian Nizar, 2023)