<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="84738">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN RUANG HENTI KHUSUS (RHK) SEPEDA MOTOR PADA SIMPANG BPKP KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZIKKIRULLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Simpang BPKP merupakan salah satu simpang bersinyal  berlengan empat di Kota Banda  Aceh  yang  terletak  di  Kecamatan  Ulee  Kareng.  Simpang  BPKP  memiliki bangkitan dan tarikan tergolong tinggi dengan berbagai aktivitas masyarakat Kota Banda  Aceh  yang  melewati  simpang,  sehingga  membuat  simpang  ini  memiliki tingkat  volume  lalu  lintas  yang  tinggi.  Secara  visual,  komposisi  lalu  lintas  yang mendominasi simpang tersebut adalah sepeda motor. Oleh karena itu, diperlukan salah  satu  upaya  untuk  mengatasi  arus  lalu  lintas  pada  persimpangan  ini  dengan dilakukannya  rekayasa  lalu  lintas,  berupa  penerapan  ruang  henti  khusus  (RHK) sepeda  motor  pada  persimpangan  bersinyal.  RHK  merupakan  salah  satu  fasilitas yang  memberikan  ruang  di  depan  kendaraan  roda  empat  atau  lebih  pada  saat berhenti di pendekat simpang bersinyal selama fase merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang BPKP Kota Banda Aceh dan merencanakan Ruang Henti Khusus sesuai dengan banyaknya proporsi sepeda motor selama fase merah pada persimpangan. Penelitian ini menggunakan pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 dan Perencanaan RHK berpedoman pada Surat Edaran Kementrian  PUPR  nomor  52/SE/M/2015  tentang  Pedoman  Perencanaan  RHK Sepeda Motor pada Simpang Bersinyal di Kawasan Perkotaan. Hasil pengamatan menyatakan bahwa volume puncak tertinggi yaitu 3046 smp/jam pada priode jam puncak sore pukul 17.30 -18.30 hari senin tanggal 20 April 2020. Selanjutnya hasil perhitungan  kinerja  simpang  bersinyal  diperoleh  derajat  kejenuhan  (DJ)  sebesar 0,40-0,67 dan  tundaan simpang 61,55 det/skr. Pada penelitian ini RHK tidak dapat direncanakan  pada  setiap  pendekat  simpang  dikarenakan  syarat  geometrik  dan penumpukan  sepeda  motor  yang  tidak  memenuhi  untuk  direncanakannya  RHK pada simpang BPKP kota Banda Aceh. &#13;
&#13;
Kata kunci : Kinerja Simpang, Sepeda Motor, Ruang Henti Khusus.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>84738</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-03 14:54:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-03 15:07:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>