Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KAJIAN PEMBUATAN KERUPUK DARI LIMBAH UDANG PUTIH (PENAEUS MERGUIENSIS) DI GAMPONG MESJID GIEGING KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE
Pengarang
Rizal Putra - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0105105010061
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Udang adalah produk hasil perairan yang merupakan sumber protein yang cukup tinggi dan memiliki komposisi asam amino yang lengkap. Udang terdapat dalam berbagai jenis di antaranya: udang putih, udang galah, udang karang, udang kulit keras, udang lipah dan udang windu.
Pembuatan kerupuk limbah udang putih meliputi proses pencucian, penghancuran, dan pencampuran dengan bahan pengikat (pati) serta bumbu-bumbu kemudian diaduk sampai rata hingga menjadi adonan yang homogen. Adonan tersebut dicetak dan diiriskan sesuai dengan selera lalu dikeringkan.
Dalam proses pembuatan kerupuk, jenis dan jumlah pati yang ditambahkan akan mempengaruhi karakteristik dari adonan yang dihasilkan. Pada penelitian ini dipelajari pengaruh beberapa jenis pati yang sesuai dalam pembuatan kerupuk limbah udang putih, dan perbandingan pati dengan limbah udang putih, sehingga dihasilkan kerupuk dengan daya kembang yang baik yang dapat diterima oleh konsumen dan bermutu baik yang ditinjau dari segi rendemen, mutu fisik (rasio pengembangan), kimia (kadar air, kadar protein dan kadar abu), dan organoleptik (rasa, aroma dan kerenyahan) kerupuk limbah udang putih yang dihasilkan.
Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL ) dengan 2 faktor yaitu jenis pati (tapioka dan maizena) dan perbandingan pati dengan limbah udang putih 1: 1, 2: 1 dan 3: 1. kombinasi perlakuan adalah 2 x 3 = 6, dengan 3 kali ulangan, sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Parameter yang diamati pada
kerupuk limbah udang putih adalah rendemen, rasio pengembangan, kadar air, kadar protein, kadar abu dan uji organoleptik (aroma, rasa dan kerenyahan). Kadar air dan rendemen di uji sebelum kerupuk digoreng, sedangkan rasio pengembangan, kadar protein, kadar abu dan uji organoleptik (aroma, rasa dan kerenyahan) dilakukan setelah kerupuk digoreng.Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis pati berpengaruh sangat nyata (P0,05) terhadap semua parameter yang diamati, kecuali rasio pengembangan dimana interaksi kedua faktor yang berpengaruh sangat nyata (P
Tidak Tersedia Deskripsi
ISOLASI JAMUR KITINOLITIK PADA LIMBAH EKSOSKELETONRNUDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI), UDANG WINDU (PENAEUSRNMONODON) DAN UDANG JERBUNG (PENAEUS MERGUIENSIS) (MERI YUSRIDA, 2022)
TINGKAT KEHADIRAN UDANG DI KAWASAN EKOSISTEM MANGROVE GAMPONG ALUE NAGA KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH (Wahyuna Aulia Utami, 2021)
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI UDANG PUTIH (LITOPENAEUS VANNAMEI) UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DI KECAMATAN DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA (Al-Furqan, 2017)
KAJIAN PEMBUATAN KERUPUK DARI LIMBAH UDANG WINDU (PENAEUS MONODON): DI DESA COT JAJA KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE (Ikhsan, 2024)
PENGARUH PERBANDINGAN TAPIOKA DENGAN LIMBAH UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU KERUPUK LIMBAH UDANG WINDU (Rita Wahyuni, 2024)