<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8456">
 <titleInfo>
  <title>MEKANISME PENYESUAIAN DIRI REMAJA KORBAN PERCERAIAN ORANG TUARN(STUDI KASUS DI SMP NEGERI 1 PEUKAN BADA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WAHDINI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kata Kunci	: Mekanisme penyesuaian diri remaja, perceraian&#13;
&#13;
&#13;
Perceraian dan perpisahan yang dilakukan orang tua untuk mengakhiri hubunganya  menjadi faktor yang sangat berpengaruh  pada cara remaja berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Pentingnya penyesuaian diri ini, ketika remaja berada dalam situasi dan lingkungan yang baru demi terciptanya hubungan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyesuaian diri remaja korban perceraian orang tua terhadap lingkungannya dan apa yang akan dialami remaja yang orang tuanya bercerai. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif  yaitu penelitian yang berusaha untuk menggambarkan atau melukiskan objek yang akan diteliti berdasarkan fakta yang ada di lapangan. Sedangkan subjek penelitian ini adalah tujuh remaja dengan kategori usia 12/15 tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan mekanisme penyesuaian diri remaja korban perceraian orang orangtua (Stusi kasus di SMP N 1 Peukan Bada)  sudah mampu menyesuaikan diri  dengan lingkungan, mampu menerima kenyataan, penerimaan terhadap dirinya, merasa aman, bertanggung jawab atas dirinya, mampu berpikir logis, mampu mengontrol diri, memilki interaksi yang baik dengan orang lain, aktif dalam berorganisasi, tidak menghindar dari keramaian, memiliki prestasi yang baik, tidak ragu dalam bertindak serta percaya diri. Dari hasil penelitian diharapkan agar setiap remaja mampu mengatasi problematika yang muncul pada saat orangtuanya bercerai, untuk itu perceraian bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan karena remaja masih bisa menjalani perkembanganya sama seperti remaja lainya. &#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ADJUSTMENT (PSYCHOLOHY)</topic>
 </subject>
 <classification>370.15</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>8456</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-08-18 13:45:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-10 15:40:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>