PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN PASCA TSUNAMI ( STUDI KOMUNITAS DESA MEUNASAH KEUDEE KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR ) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN PASCA TSUNAMI ( STUDI KOMUNITAS DESA MEUNASAH KEUDEE KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR )


Pengarang

BURHANUDDIN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0005102011653

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2007

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.372 7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Burhanuddin dengan judul skripsi "Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Pasca Tsunami ( Studi Komunitas Desa Meunasah Keudee Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar )", dengan Bapak Ir. Mulizar, SH, M.Si selaku pembimbing utama dan Ibu Zakiah, SP, M.Si selaku pembimbing kedua.


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji bentuk pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat desa Meunasah Keude Krueng Raya Aceh Besar pasca tsunami dan langkah-langkah yang dilakukan untuk memberdayakan masyarakat nelayan komunitas Desa Meunasah Keudee.


Metode yang digunakan daJam penelitian adalah metode studi komunitas (community study). Untuk studi komunitas penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis, pendekatan ini adalah suatu metode pendekatan untuk memahami apa dan bagaimana suatu pengertian dikembangkan oleh masyarakat sekitar peristiwa dalam kehidupan sehari-hari. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini didapat dari key informan di Desa Meunasah Keude Krueng Raya. Lnforman dipilih secara purposive (secara sengaja). Penentuan informan didasarkan atas snow ball sampling technique (terus berkembang atau bergulir).


Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan masyarakat nelayan di komunitas Desa Meunasah Keudee lebih dominan dalam bentuk pemberian bantuan saran a fisik. Sedangkan program-program pemberdayaan yang bertujuan untuk merubah pola pikir masyarakat seperti pengembangan lembaga lokal, pemanfaatan potensi sumber daya, peningkatan partisipasi masyarak at dalam pengambilan keputusan, dan pemahaman terhadap makna bantuan implementasinya masih kurang. Hal ini ditunjukkan dari tingkat ketergantungan masyarakat nelayan terbadap bantuan yang besar, penyalabgunaan bantuan, distribusi bantuan yang tidak merata serta konflik internal yang sering terjadi.


Bantuan untuk masyarakat nelayan komunitas Desa Meunasah Keudee seperti rumah, boat, mesin, sarana pendidikan dan kesehatan, distribusi air bersih serta program pembersihan area pemuk.iman dan rehabilitasi lahan pantai dilaksanakan oleh LSM dan NGO baik dari dalarn negeri maupun luar negeri, sedangkan keterlibatan pemerintah daerah dalarn proses tersebut dinilai masih sangat kurang. Proses pemberdayaan masyarakat nelayan Desa Meunasah Keudee tergolong berjalan lambat, hal ini disebabkan oleh kendala-kendala yang berasal baik dari dalam maupun dari luar komunitas seperti prosedur penyaluran bantuan yang berbelit-belit, tidak adanya data yang akurat, kurangnya koordinasi antara pemberi dan penerima bantuan, serta kurangnya pemahaman dari masyarakat sendiri terhadap makna bantuan yang diberikan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK