STUDI KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN DENGAN TAMBAHAN SERAT KACA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STUDI KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN DENGAN TAMBAHAN SERAT KACA


Pengarang

SATRIA PUTRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604101010117

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Beton mutu ultra tinggi merupakan pengembangan beton untuk memberi solusi pembangunan konstruksi yang memerlukan kekuatan beton yang sangat tinggi. Tanah diatomae dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pengunaan semen pada beton. Berdasarkan hasil penelitian oleh Nurmasyitah (2020) diperoleh kandungan silika di dalam tanah diatomae yang telah dikalsinasi sebanyak 78,73%, sehingga bisa digunakan sebagai bahan pengganti semen untuk produksi beton. Dalam meningkatkan kekuatan dan durabilitas beton maka dikembangkan beton mutu ultra tinggi yang diperkuat dengan serat kaca. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis ketahanan beton mutu ultra tinggi menggunakan tanah diatomae sebagai substitusi semen dan pengaruh penambahan serat kaca pada beton mutu ultra tinggi, melalui uji kuat tarik lentur dan kuat tekan. Analisis dilakukan dengan membandingkan beton mutu ultra tinggi yang menggunakan penambahan serat kaca dengan beton mutu ultra tinggi yang tidak ditambahkan serat kaca. Dalam penelitian ini digunakan substitusi tanah diatomae dengan variasi 0%, 5%, dan 10% dari berat semen. Variasi serat kaca yang ditambahkan adalah 0%, 0,5%, 1,0%, 1,5%, 2,0%, 2,5% dari volume beton. Tanah diatomae yang digunakan telah dikalsinasi terlebih dahulu pada suhu 600oC selama 5 jam. Benda uji prisma yang digunakan berukuran 40 mm × 40 mm × 160 mm. Benda uji dibuat sebanyak 3 sampel untuk setiap variasi serat kaca dan variasi tanah diatomae, sehingga total benda uji berjumlah 54 sampel. Pengujian dilakukan pada saat sampel berumur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan penggunaan tanah diatomae sebagai substitusi semen dapat menurunkan kuat tekan dan kuat tarik lentur, serta penambahan serat kaca juga dapat menurunkan kuat tekan, tetapi menaikkan kuat tarik lentur pada kadar tertentu.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK