<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="84402">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH UPAH MINIMUM PROVINSI TERHADAP PERMINTAAN TENAGA KERJA OLEH INDUSTRI KECIL DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dessy Maulinar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tingkat upah minimum provinsi terhadap permintaan tenaga kerja oleh industri  kecil di Kota Banda Aceh.&#13;
Data  yang  digunakan  dalam  penelitian ini  bersifat  sekunder yang  diperoleh  dari berbagai instansi    terkait  seperti   pada   Kantor   Badan  Pusat   Statistik,       Kantor Dinas Perindustriaan   dan  Perdagangan,  Kantor  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Kependudukan  serta berbagai tulisan  ilmiah yang berkaitan dengan penulisan ini.  Teknik pengumpulan data yang dilakukan   adalah dengan  cara  pencatatan  dan  studi  kepustakaan.   Model  analisis yang digunakan adalah analisis linier sederhana (simple linier regression)  dengan variabel  bebas (independent variable) adalah tingkat upah minimum provinsi dan variabel terikat (dependent variable) adalah permintaan tenaga kerja oleh industri kecil.Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa terdapat hubungan (r) dan pengaruh (r2)  yang signifikan antara tingkat upah minimum provinsi dengan permintaan tenaga kerja oleh industri kecil di Kota Banda Aceh.  Hubungan antara upah  minimum provinsi  dengan permintaan tenaga kerja oleh industri kecil (r) sebesar 88,1  persen dan pengaruhnya (r2) sebesar 78 persen dengan tingkat kepercayaan 95  persen. Hasil penelitian  secara simultan/keseluruhan antar variabel  bebas dengan variabel  terikat diperoleh Fhitumg  adalah 41,68  dan F-tabel  4,75 atau dengan kata lain Fhitung &gt; F-tabel.Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa upah minimum provinsi berpengaruh terhadap permintaan tenaga kerja oleh industri kecil di Kota Banda Aceh, dimana jika   upah  minimum  naik  akan   mengakibatkan   peningkatan  permintaan  tenaga  kerja.&#13;
Pemerintah  dan  instansi  terkait  perlu  melakukan evaluasi  terhadap  kebijakan-kebijakan ekonomi yang berpengaruh terhadap sistem pengupahan, dan perlu adanya sistem kontrol yang lebih   baik  untuk  mengantisipasi  perusahaan-perusahaan yang  masih  belum  mematuhi ketentuan upah minimum yang ditetapkan oleh pemerintah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>84402</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-30 11:30:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-30 11:31:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>