PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH , TINGKAT BUNGA DAN PDRB TERHADAP PERKEMBANGAN INVESTASI DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH , TINGKAT BUNGA DAN PDRB TERHADAP PERKEMBANGAN INVESTASI DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM


Pengarang

Muhammad Niwan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9811110339

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Secara teoritis, investasi dalam negeri dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, tingkat bunga dan PDRB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai tukar rupiah. tingkat bunga dan PDRB terhadap investasi di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. lnvestasi yang dimaksudkan disini dibagi dalam tiga katagori yakni Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Investasi Industri. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan peralatan statistik regresi linier berganda (multiple liniar regression).Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB dan suku bunga pinjaman berpengaruh positif terhadap PMDN, sebaliknya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpengaruh negatif. Selanjutnya PDRB mempunyai pengaruh positif terhadap PMA. Sebaliknya nilai kurs (nilai rukar rupiah terhadap dollar AS) dan suku bunga pinjaman mempunyai pengaruh negatif. Secara serempak PDRB, nilai tukar rupiah dan tingkat suku bunga mempunyai pengaruh signifikan terhadap investasi industri, dan PMA. Hal ini terlihat dari nilai F hitung masing-masing sebesar 20,179 dan 5,474. Sedangkan nilai F hitung tabel pada tingkat keyakinan 95 persen menunjukkan angka sebesar 3,197. Dengan melihat perbandingan nilai F hitung dengan nilai F tabel dapat diartikan nilai tukar rupiah, tingkat suku bunga. dan PDRB berpengaruh signifikan terhadap investasi industri dan PMA di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.Selanjutnya untuk uji secara pasial, diketahui bahwa dari tiga variabel yang menjadi independen variabel (fungsi dari investasi), hanya PDRB yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap investasi, baik untuk investasi industri dan PMA. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung untuk PDRB untuk kedua persamaan tersebut masing-masing sebesar 5,764 dan sebesar 3,861 lebih besar bila dibandingkan dengan nilai t tabel pada tingkat keyakinan 95 persen yang menunjukkan angka sebesar 2,093. Sedangkan untuk variabel lainnya, yakni nilai tukar dan tingkat suku bunga pinjaman, secara parsial tidak berpengaruh signifikan. Secara parsial suku bunga berpengaruh signifikan terhadap PMDN. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 2.496 lebih besar bila dibandingkan dengan nilai t tabel pada tingkat keyakinan 95 persen sebesar 2,093. Sedangkan variabel PDRB dengan nilai t hitung sebesar 0,889 dan Nilai tukar dengan nilai t hitung besar -0,998 pengaruhnya dinilai tidak signifikan.Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah nilai tukar rupiah, tingkat bunga dan PDRB secara serempak berpengaruh signifikan terhadap investasi industri dan penanaman modal asing di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sebaliknya ketiga variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap penanaman modal dalam negeri. Karena itu, dalam rangka meningkatkan investasi industri terutama industri kecil, pemerintah dituntut untuk lebih memperhatikan stabilitas perekonomian, dan regulasi atau deregulasi yang langsung menyentuh pada peningkatan pendapatan masyarakat, disamping menciptakan iklim bisnis yang kondusif sehingga PDRB tumbuh dan karenanya investasi semakin bergairah.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK