KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT DESA DIKECAMATANSUKAMAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT DESA DIKECAMATANSUKAMAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

FITRI ASNITA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0051211640

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Fitri Asnita "Ketimpangan Distribusi Pendapatan Rumah Tangga Masyarakat Desa Di Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar" di bawah bimbingan Bapak Ir. T. Makmur, M.Si sebagai pembimbing utama dan lr. M. Nassir Hawy M.S sebagai pembimbing kedua.


Perrnasalahan yang dapat dirurnuskan dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat ketimpangan distribusi pendapatan rumah tangga masyarakat desa di Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar serta penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk rnengetahui ketimpangan distribusi pendapatan rumah tangga masyarakat desa di Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Suka Makmur yaitu di desa Aneuk Galong Titi, Lambarih Bak Me, Aneuk Galong Baro, dan Niron dengan jumlah pengarnbilan sampel sebanyak. I 0%. Adapun model analisis yang digunakan adalah Gini Ratio dan kriteria
Bank Dunia

Adapun hasil analisis Gini Ratio menunjukkan bahwa ketimpangan yang tertinggi adalah ketimpangan pada rumah tangga PNS yaitu sebesar 0,673 dan pada rumab tangga petani yaitu sebesar 0,414 atau lebih besar daripada 0,4. Sedangkan tingkat ketimpangan terendab yaitu pada rumah tangga buruh yaitu sebesar 0,34 l atau terletak antara 0,3- 0,4, serta ketimpangan terkecil adalah pada rumah tangga pedagang yaitu sebesar 0,161 atau lebih kecil daripada 0,3. Berdasarkan kriteria Bank Dunia, maka distribusi pendapatan dari keempat kelompok keluarga yaitu Petani, PNS, Pedagang dan Buruh dikatakan relatif tinggi atau berada pada ketimpangan tinggi karena 40% penduduk pada kelompok pendapatan terendah telah menerima lebih 21,8% dari total pendapatan.


Untuk dapat memperbaiki ketimpangan pendapatan antara kelompok rnasyarakat pemerintah hendaknya lebih mengfokuskan perencanaan dan pembangunan serta investasi -investasi pada daerah • daerah tertinggal sehingga dapat memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat. Dengan kondisi yang bebas dari kemiskinan maka perlunya perhatian yang serius untuk menjaga kelangsungan kondisi perekonomian, apalagi dengan berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang langsung berdampak kepada ekonomi rakyat kecil.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK