PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK TALKRNWRITE (TTW) PADA MATERI OPERASI HITUNG CAMPURANRNDI KELAS IV SD NEGERI 50 BANDA ACEHRNKECAMATAN BANDA RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK TALKRNWRITE (TTW) PADA MATERI OPERASI HITUNG CAMPURANRNDI KELAS IV SD NEGERI 50 BANDA ACEHRNKECAMATAN BANDA RAYA


Pengarang

MUDITA SARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006104040157

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) / PDDIKTI : 86206

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata Kunci: model cooperative learning, tipe think talk write, operasi hitung
campuran
Penelitian ini berjudul “Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Think
Talk Write (TTW) pada Materi Operasi Hitung Campuran di Kelas IV SD Negeri 50
Banda Aceh”. Adapun masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar
siswa dapat mencapai ketuntasan melalui penerapan model TTW pada materi operasi
hitung campuran dan bagaimana respon siswa terhadap penerapan Model TTW di
kelas IV SD Negeri 50 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
ketuntasan belajar siswa dan respon siswa terhadap penerapan model TTW pada
materi operasi hitung campuran di kelas IV SD Negeri 50 Banda Aceh. Pendekatan
yang digunakan adalah kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen
dengan desain one-shot case study. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi yaitu
seluruh siswa kelas IV SD Negeri 50 Banda Aceh yang terdiri dari 3 kelas, dan untuk
sampel diambil satu kelas dengan jumlah siswa 31 orang. Penentuan sampel
dilakukan dengan teknik sampling purposif. Teknik dalam memperoleh data pada
penelitian ini dengan menggunakan tes hasil belajar dan angket respon siswa. Diuji
dengan menggunakan statistik-t dengan uji pihak kanan. Hasil pengolahan data
diperoleh thitung = 1,98 dan ttabel = 1,70. Harga thitung ternyata lebih besar dari ttabel
dengan taraf signifikan ? = 0,05 dan dk = 30, yaitu 1,98 > 1,70. Hal ini berarti H0
ditolak dan H1 diterima. Sedangkan untuk mengetahui respon siswa digunakan rumus
persentase. Respon ini dikatakan positif jika setiap aspek yang direspon pada setiap
komponen pembelajaran diperoleh persentase ? 80. Hasil respon siswa terhadap
masing-masing komponen pertanyaan berada pada persentase ? 80. Ini menunjukkan
bahwa dengan menerapkan model TTW dapat mencapai ketuntasan belajar dan
respon siswa terhadap model TTW pada operasi hitung campuran di kelas IV SD
Negeri 50 Banda Aceh adalah positif. Diharapkan kepada guru matematika untuk
dapat menerapkan pembelajaran dengan model TTW karena siswa dapat mencapai
ketuntasan dalam belajar.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK