Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENDUDUK DAN KEMISKINAN (STUDI DESA PANTAI DAN DESA PEDALAMAN) DI KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
Zura Amali - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0405102010116
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Zura Amali " Penduduk dan Kemiskinan (Studi Desa Pantai dan Desa Pedalaman) di Kabupaten Aceh Besar", di bawah bimbingan Bapak Dr. Ir. Ahmad Humam Hamid, M.A selaku pembimbing utama dan Bapak Dr. Ir. Agussabti, M.Si selaku pembimbing kedua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran umum kemiskinan di desa pantai dan desa pedalaman, serta menganalisis korelasi antara kepadatan penduduk, pendapatan, pendidikan, kesehatan dan jumlah anggota keluarga dengan tingkat kemiskinan di desa pantai dan desa pedalaman.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lamnga Kecamatan Mesjid Raya dan Desa Lampanah Ranjo Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, dengan pertimbangan bahwa Desa Lamnga merupakan salah satu desa pantai dan Desa Lampanah Ranjo merupakan desa pedalaman dengan tingkat kemiskinan yang tinggi, dengan menggunakan indikator ekonomi yaitu pendapatan per kapita. Objek dari penelitian ini adalah penduduk miskin yagegenetap di Desa Lamnga dan penduduk miskin di Desa Lampanah Ranjo. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada masalah gambaran umum kemiskinan penduduk Desa Lamnga dan Desa Lampanah Ranjo. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa R-KFM responden desa Lamga sebesar 1,00, berarti responden dalam keadaan miskin, R-KF M responden di Desa Lampanah Ranjo sebesar 0,73, berarti responden dalam keadaan miskin sekali. Analisis hubungan antara kepadatan penduduk dengan tingkat kemiskinan menunjukk.an bahwa kepada tan penduduk tidak selalu berkorelasi negatif dengan tingkat kemiskinan. Pendapatan, pendidikan , dan kesehatan berkorelasi positif dengan tingkat kemiskin an, sedangkan jumlah anggota keluarga berkorelasi dengan tingkat kemiskinan.
Pemerintah dihara pkan memprioritaskan penanggulangan kemiskinan berdasar kan daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi, yaitu di perdesaan khususnya desa pantai dan desa pedalam an. Nam un dalam hal ini, desa pedalam an perlu mendapat prioritas yang lebih utama. Upaya pengentasan kemiskinan dapat dilaku kan dengan mempercepat pertumbuban ekonomi lokal di kedua desa yaitu dengan pembangunan jalan menuju ke desa dan sentra produksi pertanian.
Fasilitas desa sangat menentukan dalam pertumbuhan ekonomi suatu desa, hal ini juga perlu mendapatkan perhatian. Selain itu pemberian modal usaba sebaiknya juga diiringi dengan pelatihan persiapan sosial, teknik budidaya tanaman, dan fasilitas pemasaran hasil sehingga curahan perhatian terhadap usahanya lebih optimal. Mengingat masih rendahnya akses masyarakat terhadap lembaga keuangan, maka diperlukan program fasilitasi untuk membuka akses masyarakat terhadap Lembaga Keuangan guna memperoleh bantuan modal usaha ataupun pengelolaan modal bersama dalam sebuah wadah (Kelompok Usaha Bersama• KUB) untuk kepentingan pengembangan usahataninya secara berkelanjutan.
Tidak Tersedia Deskripsi
TINGKAT KETIMPANGAN PENDAPATAN DAN KEMISKINAN PENDUDUK DI KECAMATAN SUNGAI MAS KABUPATEN ACEH BARAT (Said Qamal, 2021)
ANALISIS SPASIAL TEMPORAL POLA PERSEBARAN KEMISKINAN DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN METODE INDEKS MORAN (KAYLA HAMADA ABDUL, 2019)
ANALISIS IMPLEMENTASI PENYALURAN DANA DESA UNTUK PELAKSANAAN PROGRAM DESA DALAM UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH TAHUN ANGGARAN 2022 (Khansa Najla, 2023)
HUBUNGAN DANA DESA DENGAN JUMLAH PENDUDUK MISKIN DALAM UPAYA PENCAPAIAN SDGS DESA TANPA KEMISKINAN DI PROVINSI ACEH (HANIFA SALWA, 2025)
PERANAN PROGRAM INPRESS DESA TERTINGGAL DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI KOTAMADYA BANDA ACEH (Yahya, 2025)