Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PENDAPATAN INDUSTRI RUMAH TANGGA KELAPA GONGSENG "U NEULHEU DI KEMUKIMAN LAMLHOM KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACER BESAR
Pengarang
Afrida - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0305102010002
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
AFRID A, "Analisis Pendapatan Industri Rumah Tangga Kelapa Gongseng di Kemukiman Lamlhom Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar", dibawah bimbingan Ibu Zakiah, S.P, M.Si sebagai pembimbing Utama dan Bapak: T. Saiful Bahri S.P, M.P sebagai pembimbing kedua.
Kelapa Gongseng merupakan salah satu produksi dari basil olahan dari buah kelapa yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi juga merupakan salah satu sumber yang mampu menampung tenaga kerja dalam jumlah yang relatif besar selain itu dengan adanya industri rumah tangga kelapa gongseng ak:an meningkatkan harga buah kelapa tersebut sehingga dapat memberikan keuntungan antara pengusaha dan petani kelapa.
Penelitian ini pada dasarnya menggunak:an Analisis Pendapatan dan Analisis Benefit Cost Ratio untuk mengetahui besarnya pendapatan pada industri rumah tangga kelapa gongseng serta untuk mengetahui keadaan usaha tersebut, apakah usaha tersebut dapat terus dijalankan atau tidak.
Berdasarkan basil penelitian menunjukkan rata-rata besarnya biaya produksi yang dikeluarkan oleh para pengusaha industri rumah tangga kelapa gongseng perbulan sebesar Rp 5.074.631,- oleh pengusaha yang mempunyai mesin penggiling dengan jumlah produksi 840 kg/buJan dan Rp 4.124.521,- oleh pengusaha yang tidak mempunyai mesin peoggiling dengan jumlah produksi 622,22 kg/bulan. Harga jual dari kelapa gongseng Rp 8.000.Hasil penelitian menunjuk.kan bahwa rata-rata besarnya pendapatan bersih yang diterima masing-masing para pengusaha kelapa gongseng perbulan sebesar Rp 1.644.368, 10,- oleh pengusaha yang mempunyai mesin penggiling dan Rp 771.033,92,- oleh pengusaha yang tidak mempunyai mesin penggiling. Analisis Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) yang diperoleh oleh pengusaha yang mempunyai mesin penggiling adalah 1,32 yang mengartikan bahwa setiap penambahan biaya satu rupiah akan menambah penerirnaan sebesar 1,32 dan Benefit Cost Ratio yang diperoleh oleh pengusaha yang tidak mempunyai mesin penggilng adalah 1,18 dan ini menunjukkan bahwa industri rumah tangga kelapa gongseng dapat terus dijalankan.
Berdasarkan biaya produksi yang dikeluarkan, maka dapat diketahui BEP volume produksi bagi pengusaha yang punya mesin penggiling sebesar 634,45 kg kelapa gongseng dengan BEP harga produksi sebesar Rp 6.041,23,-/kg sedangkan bagi pengusaha yang tidak punya mesin penggiling diperoleh BEP volume produksi sebesar 528,06 kg kelapa gongseng dengan BEP harga produksi sebesar Rp 6.628,72,-/kg. Return of lnvesment (ROI) yang diperoleh pada pengusaha yang punya mesin penggiling sebesar 132% menggambarkan bahwa dari Rp 1,00 modal yang diguna.kan akan diperoleh keuntungan sebesar Rp 132. dan pada pengusaha yang tidak mempunyai mesin pcnggiling ROI diperoleb sebesar 118% menggambarkan bahwa dari Rp 1,00 modal yang digunakan akan diperoleh keuntungan sebesar Rp 118.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH INDUSTRI RUMAH TANGGA KELAPA GONGSENG DI UD. BINA USAHA DESA LADONG KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (NURLELA, 2015)
ANALISIS KONTRIBUSI USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA KERAJINAN ROTAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PENGRAJIN ROTAN DI KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR (HERRY KURNIAWAN, 2015)
PENGETAHUAN DAN SIKAP MANULA TENTANG PENYAKIT REMATIK DI KEMUKIMAN LAMLHOM KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR (Nurul Aklima, 2017)
ANALISJS PENDAPATAN USAHATANI KACANG TANAH (ARACHIS HIPOGAEA) DI MUKIM LAMLHOM KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR (Ruli Rinaldi, 2020)
FAKTOR-FAKTOR YANG RNMEMPENGARUHI TRANSFORMASI TENAGA KERJA WANITA DARI PERTANIAN KE RNINDUSTRI KERAJINAN ROTAN DI KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR (Rauzatul Azani, 2014)