Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN ANTARA ORGANIZATIONAL JUSTICE DENGAN EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN TETAP PT. PLN (PERSERO) UP3 LHOKSEUMAWE
Pengarang
SARIFA HANDAYANI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1607101130034
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Persaingan pada era globalisasi ini menuntut perusahaan untuk meningkatkan daya saing. Hal ini diperlukan sumber daya manusia untuk menjalankan, dan mengembangkan agar tercapainya tujuan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan karyawan yang dapat bekerja secara efektif dan memiliki engagement dengan pekerjaannya. Schaufeli, Salanova, Gonzales-Roma, dan Bakker (2002) mengungkapkan employee engagement merupakan keadaan positif karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya yang ditandai dengan vigor, dedication dan absorption. Hal yang mendorong karyawan engaged dengan pekerjaannya adalah dengan merasakan adanya organizational justice. Colquitt (2001) mengatakan organizational justice merupakan persepsi yang dirasakan karyawan mengenai bagaimana mereka diperlakukan adil di dalam perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara organizational justice dengan employee engagement pada karyawan tetap PT. PLN (Persero) UP3 Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 55 sampel karyawan tetap PT. PLN (Persero) yang aktif dan masa kerja minimal 1 tahun. Pengumpulan data menggunakan adaptasi Utrecht Work Engagement Scale (UWES) oleh Schaufeli dan Bakker, dan adaptasi Organizational Justice Survey (OJS) oleh Colquitt. Analisis data menggunakan teknik korelasi Spearman yang menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) = 0,554 dengan nilai signifikansi (p) = 0,001 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara organizational justice dengan employee engagement pada karyawan tetap PT. PLN (Persero) UP3 Lhokseumawe. Artinya, semakin tinggi organizational justice, maka semakin tinggi employee engagement, dan begitu pula sebaliknya.
Tidak Tersedia Deskripsi
EMPLOYEE WELL-BEING DAN ORGANIZATIONAL JUSTICE TERHADAP EMPLOYEE WELL-BEING YANG DIMEDIASI OLEH WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN KANTOR SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT KOTA LANGSA (Rama Yoldha Sarah, 2022)
PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DAN EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK, CABANG BANDA ACEH (Iin Andriani, 2017)
PENGARUH PERFORMANCE APPRAISAL JUSTICE TERHADAP EMPLOYEE JOB PERFORMANCE YANG DIMEDIASI OLEH WORK ENGAGEMENT DAN ORGANIZATIONAL IDENTIFICATION PADA KARYAWAN BANK SYARIAH INDONESIA DI KOTA BANDA ACEH (ANA TASYA, 2025)
HUBUNGAN ANTARA EMPLOYEE ENGAGEMENT DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL(PNS) DINAS KESEHATAN PIDIE (INTAN RIZKI KARLINDA, 2021)
PENGARUH ORGANIZATIONAL IDENTIFICATION DAN PERSONAL GROWTH INITIATIVE TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT YANG DIMEDIASI OLEH PSYCHOLOGICAL EMPOWERMENT PADA KARYAWAN HOTEL DI KOTA LHOKSEUMAWE (Tasya Fahrina, 2022)