ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KAKAO DI KECAMATAN SAWANG KABUPATEN ACEH UTARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KAKAO DI KECAMATAN SAWANG KABUPATEN ACEH UTARA


Pengarang

AFRA AMELIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0251220001

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Afra Amelia, "ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KAAO DI KECAMATAN SAWANG KABUPATEN ACEH UTARA". Dengan pembimbing utama Bapak Ir. M. Nassir Hawy, M.S dan pembimbing ke dua Bapak Lr. Azhar A. Gani, M.Sc.


Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah usahatani kakao di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh utara dapat memberikan pendapatan atau keuntungan yang layak bagi petani kakao. Dengan tujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan atau keuntungan yang diterima oleh petani kakao di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini dilakukan pada 3 Desa yaitu Desa Jurong, Desa Krueng Haji dan Desa Gle Dagang. Karena luas areal dan besamya populasi maka metode yang digunakan adalah metode survey. Besarnya sampel ditetapkan sebesar 20 % dari setiap desa terpilih dan memenuhi syarat. Metode yang digunakan adalah Analisis Pendapatan (I), Benefit Cost Ratio (BC Ratio) dan Return On Investment (ROI).


Usahatani kakao di daerah penel itian yaitu di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara telah memberikan pendapatan sebesar Rp. 18.029.643 per Ha per petani per tahun dimana nilai penjualan kakao sebesar Rp. 23.230.400 per Ha per petani per tahun dan biaya produksi usahatani sebesar Rp. 5.200.757 per Ha per petani yang terdiri dari biaya sarana produksi, tenaga kerja dan peralatan. Adapun perhitungan BC Ratio menunjukkan bahwa usahatani di Kecamatan Sawang layak dikembangkan dimana besarnya angka yang diperoleh adalah 4,47 artinya BC Ratio > 1, setiap pengeluaran sebesar Rp. 1,00 rupiah akan memberikan hasil sebesar Rp. 4,47 rupiah atau pendapatan yang diterima lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Dan perhitungan dengan Return On Invesmcnt diperoleh ROI =3,47%. Keuntungan yang diperoleh petani dalam ushatani kakao di Kecamatan Sawang sebesar 3,47 %, tingginya Return On lnvesment ini lebih disebabkan harga kakao yang stabil dan lancarnya sisitem pemasaran. Untuk meningkatkan pendapatan, petani perlu mempertahankan dan meningkatkan jumlah dan nilai produksi serta penguatan pengetahuan dan ketrampilan teknis dalam mengelola usahataninya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK