<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="83712">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENGELOLAAN ZAKAT DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Romi Juliansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cut    Firia    Sari   dengan   judul    skripsi    &quot;   Analisis   Perbandingan Pendapatan Usahatani  Cabai Merah Antara Pola Tanam Tumpangsari dan Pola Tanam Moookultur di Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh  Besar &quot; dengan  pembimbing   utama  Bapak  lr.M.Nassir  hawy,   M.S.,  dan  pembimbing kedua Bapak. Lr. T. Makmur, M.Si&#13;
Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui   dan   menganalisis   tingkat perbedaan  pendapatan  usahatani cabai merah antara pola tanam tumpangsari dan pola tanam monokultur di  Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar.&#13;
&#13;
&#13;
Peneiitian  ini  dilaksanakan   di  Kecamatan  Seulimeum  Kabupaten  Aceh Besar.  Metode  penelitian  yang  digunakan  pada penelitian  ini  dilakukan  dengan secara sengaja (Purposive  Sampling).  Dengan objek  penelitian  ini  adalah  petani cabai   merah   yang   menerapkan   pola   tanam   tumpangsari   dan   petani   yang menerapkan   pola  tanam  monokultur.  Telcnik  pengambilan   sampel  dilakukan secara Simpel Random Sampling  sebesar  10 % dari jumlah populasi  petani pada kedua jenis pola tanam yaitu  petani  cabai  merah yang  menerapkan  pola tanam tumpangsari dan pola tanam monokultur.&#13;
&#13;
&#13;
Pendapatan  rata-rata  petani  cabai  merah  yang  menerapkan   pola tanam monokultur  pendapatan  bersihnya  sebesar  Rp.22.581.475,00dan  per  hektarnya Rp.77.867.155,17 sedangkan  petani  cabai  merah yang  menerapkan   pola  tanam tumpangsari  pendapatannya  Rp.12.54.900.00 1an per hektarnya Rp.48.245.769.23 ditambah  dengan  pendapatan  dari  bawang  merah sebesar  Rp.10.990.900,00dan per hektarnya  Rp42.272.692,31 sehingga  total  pendapatan  bersih  yang  petani    yang   menerapkan    pola    tanam   tumpangsari   adalah    sebesar    Rp. 23.534.800,00 dan per hektarnya Rp. 90.518.461,54 sehingga diperoleh nilai  tar sebesar 20,5untuk pendapatan usahatani cabai merah pola tanam tumpangsari dan pola tanam monokultur sedangkan nilai  t ate pada taraf  kenyataan 0,95 sebesar 1,83 dengan demikian  menunjukkan  perbedaan yang nyata . Berarti  petani cabai  merah yang menerapkan pola tanam tumpangsari  lebih  besar pendapatannya dan  lebih  menguntungkan daripada  petani  cabai  merah  yang menerapkan pola tanam monokultur.&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>83712</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-19 08:29:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-19 08:30:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>