Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH RESIDU PEMBENAH TANAH TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH DAN KANDUNGAN PROTEIN PADA KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERR)
Pengarang
CUT RISNA GUSNITA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1609200190012
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pengaruh Residu dari pemberian pembenah tanah terhadap Sifat Kimia Tanah dan Kandungan Protein pada Kedelai (Glycine max (L.) Merr) di bawah bimbingan Helmi sebagai pembimbing ketua dan Syakur sebagai pembimbing anggota.
Pembenah tanah yang diaplikasikan ke dalam tanah secara nyata berpotensi dalam meningkatkan beberapa sifat kimia tanah seperti pH tanah, KTK dan beberapa senyawa seperti C-organik, N-total dan P tersedia. Kedelai (Glycine max (L.) Merr) merupakan komoditas yang penting karena tingkat konsumsi kedelai masyarakat Indonesia cukup tinggi, hal ini dikarenakan kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akibat dari residu pembenah tanah pada musim tanam ketiga terhadap perubahan sifat kimia tanah dan kandungan protein dari biji tanaman kedelai.
Penelitian ini merupakan musim tanam ketiga setelah musim tanam pertama (tanaman kangkung) dan musim tanam kedua (tanaman jagung). Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dan analisis sifat kimia tanah dilakukan di Laboratorium Tanah dan Tanaman BPTP Aceh dan analisis kandungan protein dilakukan di Laboratorium Ilmu Nutrisi Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian berlangsung dari bulan September 2018 sampai April 2019. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 2 kali ulangan yang terdiri dari 42 plot dan 21 perlakuan. Lahan pada lokasi penelitian merupakan residu dari pembenah tanah sekam padi, biochar sekam padi dan kotoran sapi. Parameter yang diamati yaitu sifat kimia tanah yang meliputi pH tanah, C-organik, N-total, P-tersedia, Nisbah C:N, K-dd, Na-dd, KTK dan DHL, serta kandungan protein kasar dari biji kedelai.
Hasil penelitian menunjukkan residu dari beberapa jenis pembenah tanah tidak berpengaruh terhadap sifat-sifat kimia tanah seperti pH tanah, C-organik, N-total, P-tersedia, KTK, K-dd, Na-dd maupun DHL tanah. Selain itu, pada analisis kandungan protein kasar dari biji kedelai diperoleh nilai antara 28,86-32,23 %. Kandungan protein tertinggi terdapat pada residu dari perlakuan kontrol (R1). Residu kotoran sapi cenderung lebih meningkatkan sifat kimia tanah seperti pada pH tanah, nisbah C:N, P tersedia dan KTK dibandingkan residu dari pembenah tanah lain pada penelitian ini.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH RESIDU PEMBENAH TANAH TERHADAP SERAPAN HARA DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL) (Desy Bardiana, 2019)
PENGARUH PEMBERIAN PEMBENAH TANAH TERHADAP SIFAT BIOLOGI TANAH DI RIZOSFER TANAMAN KANGKUNG (IPOMEA REPTANS POIR) (WANDA REZEKI, 2019)
PENGARUH PEMBENAH TANAH DAN POLA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) DAN KEDELAI (GLYCINE MAX L.) PADA TANAH PODSOLIK (Ridha Arjuna, 2017)
PENGARUH PUPUK HAYATI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) TERHADAP BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH DAN SERAPAN HARA TANAMAN KEDELAI (GLYCINE (L.) MERRIL) PADA TANAH YANG TERKONTAMINASI AIR LAUT DAN LUMPUR TSUNAMI (Aufa. AS, 2024)
PENGARUH PEMBERIAN PEMBENAH TANAH TERHADAP SIFAT FISIKA DAN KIMIA TANAH SERTA HASIL TANAMAN JAGUNG (TEUKU MAULANA, 2021)