UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERIAL EKSTRAK METANOL DARI TUMBUHAN KAMBOJA MERAH (PLUMERIA ROCEA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERIAL EKSTRAK METANOL DARI TUMBUHAN KAMBOJA MERAH (PLUMERIA ROCEA)


Pengarang

Nizar Mauliza - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1008103010019

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S1) / PDDIKTI : 47201

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

543

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kamboja merah (Plumeria rocea) dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional
seperti disentri yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder P. rocea, serta mengetahui
aktivitasnya dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan
Staphylococcus aureus. Bagian bunga, daun dan kulit batang P. rocea diekstraksi
dengan pelarut metanol. Profil fitokimia ekstrak bunga, daun dan kulit batang
menunjukkan adanya kandungan senyawa golongan alkaloid, steroid, terpenoid,
saponin steroid dan saponin terpenoid. Hasil uji antibakterial masing-masing
ekstrak dengan metode difusi agar menggunakan cakram menunjukkan bahwa
ekstrak kulit batang lebih aktif dibandingkan ekstrak bunga atau daun, dengan
zona hambat terbesar diperlihatkan pada konsentrasi 10% yaitu 8,7 mm (E. coli)
dan 15 mm (S. aureus), sedangkan pada konsentrasi yang sama ekstrak daun dan
bunga menghasilkan zona hambat yang lebih kecil yaitu 6,7 mm (E. coli) dan 10,2
mm (S. aureus) untuk ekstrak daun, 6 mm (E. coli) dan 11,3 mm (S. aureus) untuk
ekstrak bunga.

Kata Kunci : Kamboja merah (Plumeria rocea), metabolit sekunder, antibakterial,
Staphylococcus aureus, Escherichia coli.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK