<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="83619">
 <titleInfo>
  <title>FREKUENSI APLIKASI EKSTRAK RIMPANG KENCUR (KAEMPFERIA GALANGA L.) UNTUK MENGENDALIKAN HAMA ULAT GRAYAK (SPODOPTERA LITURA F.) PADA TANAMAN SAWI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Musliadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini bertujuan  untuk  mendapatkan   frekuensi  aplikasi  yang efektif dari ekstrak  rimpang  kencur  untuk  mengendalikan   hama ulat grayak  (S.  litura) pada tanaman  sawi.   Penelitian  ini telah dilakukan di Laboratorium  Hama Tumbuhan  dan Kebun  Percobaan   Fakultas   Pertani an  Universitas   Syiah  Kuala  Darussalam-Banda&#13;
Aceh, yang berlangsung  sejak  bulan Agustus  sampai dengan bulan November  2008.Rancangan   yang   digunakan   dalam   penelitian   ini  adalah   rancangan   acak lengkap (RAL)  non faktorial  yang terdiri  dari  5  perlakuan  yaitu A, B, C(3x, 2x, 1x aplikasi  ekstrak   rimpang  kencur),   D  (1x  aplikasi  insektisida   sipermetrin)   dan  E (kontrol)  setiap  perlakuan  terdapat  4 ulangan.   Masing-masing perlakuan  terdiri dari 5 tanaman  sawi dan 3 larva uji S.  litura instar II.  Peubah yang diamati  adalahjumlah imago  yang  muncul,   intensitas   serangan,  produksi   total  dan  produksi  layak  pasar tanaman   sawi.     Seluruh   data   hasil   pengamatan    dihitung   dengan   menggunakan analisis ragam  dan bila terdapat  perbedaan  yang nyata dilanjutkan  dengan uji Duncan New Multiple  Range Test (DNMRT) pada taraf 0,05.Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  aplikasi  ekstrak  rimpang  kencur  pada frekuensi  (Ix, 2x dan 3x aplikasi) berpengaruh  nyata pada tiap peubah  yang diamati. Pengaruhnya   yaitu  menyebabkan   jumlah   imago  menjadi  berkurang   bahkan  tidak muncul,  intensitas  serangan  semakin  rendah,  produksi  total dan produksi  layak pasar tanaman sawi menjadi lebih baik.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>83619</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-18 09:56:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-18 09:57:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>