<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="83520">
 <titleInfo>
  <title>SEMANGAT BERTAHAN HIDUP DAN ETIKA SOSIALISME - KAPI KAUM TANI ACEH:</title>
  <subTitle>STUDI KASUS KAUM TANI KECAMATAN MADAT KABUPATEN ACEH TIMUR</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairun Nufus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nama   KHATRUN NUFUS   dengan  judul  &quot;Semangat Bertahan  Hidup Dan Etika Sosialisme - Kapitalisme  Kaum Tani Aceh:  Studi  Kasus Kaum Tani Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur&quot;. Dengan  pembimbing utama Bapak Dr. Ir. Agussabti,  M. Si dan Ibu Agustina  Arida, SP, M. Si.&#13;
Garis  besar  masyarakat Aceh  merupakan  masyarakat agraris  semi industrialis, dengan  kondisi  sosial  ekonomi   masyarakat di  pedesaan   (Gampong) masih tertinggal jauh. Kegiatan  ekonomi  yang dikembangkan di daerah  perkotaan masih   banyak   tidak  sinergis   dengan   daerah   pedesaan.  Perubahan   dasar   yang terjadi  dari jumlah  masyarakat yang  tinggi  berdampak pada  luas  lahan  pertanian dan jumlah pekerjaan  yang  tersedia  pada  daerah  tersebut.  Pada proses  selanjutnya berakibat  pada  munculnya  ide baru dari  petani  untuk  bertahan  dengan  atau  vis to&#13;
vis dengan  pemerintab   atas  kebijakan yang  diterapkan kepada  mereka.  Sikap  ini&#13;
&#13;
juga  dilatarbelakangi dengan   adanya   ketertutupan  dari  pihak  pengusaha  dalam sektor pertanian  sehlngga  penentuan harga tidak melibatkan petani  langsung.&#13;
Pertanyaan    selanjutnya   adalah    bagaimana   masyarakat   tersebut    tetap mernilih menjadi petani sedangkan masalah yang ada daJam pertanian  begitu kompleksnya.   Penelitian   ini   bertujuan  untuk   mengetahui  tindakan   kaum  tani&#13;
menghadapi  permasalahan dalam  sektor  pertanian  dan  bentuk  Etika  Sosialisme •&#13;
&#13;
Kapitalisme kaum tani tersebut.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelitian  di Kecamatan Madat  Kabupaten  Aceh Timur, terdapat   2  (dua)  Sistem  pertanian  yakni Sistem   Pertanian   Organik  dan  Huteen Udeep (Agroforestry).  Adanya  sebuah  Maruwah (Harga  diri dan Prestise)  sebagai Petani   dan   menjadi   patron   yang   berkembang  dalam   masyarakat   Kecamatan Madat.   Semangat   bertahan   inilab  yang  akhirnya   menimbulkan  gerakan   sosial dalam  kaum  tani Kecamatan Madat.  Gerakan  sosial  yang  terjadi  ada  4  (empat) yakni  I).  Gender, 2).  Hale Ulayat (Hale Kaum  Tani),  3). Akumulasi  Permasalahan, dan  4).  ldeologi.  Gerakan  sosial  ini juga ditandai   dengan  ketidakpedulian  dan pengingkaran  terhadap   hukum   adat  (Hukum   Kerajaan)  yang  telah   lama  ada,&#13;
karena    adanya    pemikiran    kaum    tani   bukan    mereka    nantinya    yang   akan&#13;
&#13;
memperoleh hasil  dari produksi  yang  mereka  kerjakan.  Bentuk  bertahan  ini juga di latar  belakangi  ketentuan  tidak  tertulis  baik  berasal  dari  hukum  adat  maupun cerita  dari  generasi  sebelumnya,  yang  akhimya  oleh masyarakat   modern  disebut mitos. Mitos ini masih  dipegang  erat oleh petani  Kecamatan  Madat  karena  mitos tersebut tidak  berlawanan   dengan  agama.   Etika  Sosialisme  - Kapitalisme  yang berkembang  berhubungan  dengan  kebebasan individu  mengakumulasi sedemikian rupa  nilai  guna  yang  ada  dan  individu   tersebut   dituntut   memegang  tanggung jawab kepada kaumnya. Dan antara kapitalisme  dengan sosialisme ini saling bergantungan  clan menopang   salah  satunya.  Tidak  ada  yang  murni  kapitalisme ataupun  sosialisme  dalam ideologi kaum tani Aceh.&#13;
Kepada  Pemerintah,  perusahaan,   maupun  masyarakat tidak  membuka  atau&#13;
&#13;
memperluas  perkebunan sawit, dikarenakan  turut memberi  andil  hancurnya  hutan&#13;
I&#13;
&#13;
Aceh,  sedangkan  perkebunan  yang telah ada, dimaksimalkan dengan  penggunaan&#13;
I&#13;
&#13;
sistem   agroforestry.  Kepada   Pemerintah  Aceh,   agar   memaksimalkan  peranan Bank  Pembangunan   Daerah   (BPD)  Aceh  pada  petani   masyarakat   yang  berada di pedesaan,  khususnya pada Kecamatan  Madat Kabupaten Aceh Timur&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>83520</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-17 10:21:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-17 10:22:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>