PROSES BERPIKIR REFLEKTIF SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PROSES BERPIKIR REFLEKTIF SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR


Pengarang

NURUL ZAHARA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1706203020002

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S2) / PDDIKTI : 84102

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Proses berpikir siswa sangat bergantung dengan gaya belajar setiap siswa. Kebanyakan siswa tidak mengenali tipe gaya belajarnya, sehingga siswa tidak mampu mengoptimalkan proses penyerapan informasi matematika dengan baik dan berakibat pada kurangnya kemampuan berpikir reflektif matematis. Berpikir reflektif merupakan proses berpikir yang diperlukan dalam pemecahan masalah matematis. Hasil proses belajar, meneliti, dan memecahkan masalah akan maksimal apabila kemampuan berpikir reflektif seseorang cukup baik. Guru harus mengetahui proses berpikir reflektif matematis siswa, sehingga dapat membantu siswa dalam menyelesaikan masalah matematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses berpikir reflektif siswa yang bergaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik dalam pemecahan masalah matematika. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa SMPN 1 Meureudue yang terpilih berdasarkan angket gaya belajar visual, Auditorial, dan kinestetik. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berpikir reflektif dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir reflektif dalam pemecahan masalah matematis siswa yang bergaya belajar visual pada indikator Reacting memulai dengan menyebutkan apa yang diketahui dan ditanya, pada indikator Comparing siswa mengindentifikasi metode yang dianggap efektif lalu dilanjutkan dengan menghubungkan masalah yang ditanya dengan masalah yang pernah dihadapi dan pada indikator Contemplating kesimpulan yang dibuat masih kurang jelas. Siswa bergaya belajar Auditorial pada indikator Reacting memulai dengan menyebutkan apa yang diketahui dan ditanya, pada indikator Comparing mengindentifikasi metode yang dianggap efektif namun siswa tidak menghubungkan masalah yang ditanya dengan masalah yang pernah dihadapi, dan pada indikator Contemplating menyelesaikan permasalahan sampai akhir lalu dilanjutkan dengan membuat kesimpulan dengan jelas. Siswa bergaya belajar Kinestetik pada indikator Reacting memulai dengan menyebutkan apa yang diketahui dan ditanya, pada indikator Comparing mengindentifikasi metode yang dianggap efektif lalu dilanjutkan dengan menghubungkan masalah yang ditanya dengan masalah yang pernah dihadapi sebelumnya dan pada indikator Contemplating menyelesaikan permasalahan namun masih terdapat perhitungan yang masih keliru tetapi diakhiri dengan membuat kesimpulan dari permasalahan dengan jelas.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK